Camat Pacet Bilang Begini Soal Vila di Pacet jadi Tempat Karantina

Camat Yudi Suhartoyo
Camat Pacet, Yudi Suhartoyo.Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Camat Pacet, Kabupaten Cianjur, Yudi Suhartoyo menekankan kepada warganya, jangan terlalu risau dengan adanya rencana pemerintah kabupaten untuk penempatan lokasi karantina atau isolasi di wilayah Pacet.

Menurutnya, ini sudah menjadi kewajiban semua dalam pencegahan dan penanganan pandemi virus Corona saat ini. Sebab apabila ada warga yang berasal dari daerah zona
merah, ke wilayah Pacet, minimal mereka harus isolasi diri sendiri selama 14 hari.

BACA JUGA: Begini Pernyataan Pemdes Ciherang Tentang Rencana Pemkab Cianjur jadikan Tempat Karantina di Pacet

“Jadi di samping isolasi sendiri, pemerintah juga ingin menyiapkan tempat karantina massal. Apabila di waktu perkembangan ke depannya ini terdapat dampak negatif, masa
pasien itu harus diisolasi di rumah, kan tidak baik karena bisa menimbulkan perkembangan penyakit di masyarakat,” terangnya kepada radarcianjur.com, Rabu (8/4/2020).

Intinya, lanjut Yudi, pemerintah hanya berupaya mencegah penyebaran virus yang saat ini telah menyebar. Termasuk juga upaya pemerintah dalam membuat pengamanan kepada
masyarakat.

BACA JUGA: Warga Ontrog Kantor Desa Ciherang, Pertanyakan Tempat Karantina ODP Corona di Pacet

“Jadi jangan risau kalau suatu saat tempat untuk mengamankan pasien Corona ditunjuk di wilayah Pacet. Karena daripada nanti disimpan di tengah-tengah masyarakat, terus
tidak terdeteksi oleh warga dan keluarganya, itu akan lebih berdampak lebih besar,” tuturnya.

Yudi mengatakan, prosedur yang dilakukan nanti oleh pemerintah dalam penanganan isolasi pun sudah sesuai dengan standar keamanan. Jadi jangan takut dengan orang yang
terjangkit penyakitnya, tetapi takut dengan penyakit itu sendiri.

“Kalau di kita kan kaya dengan sinar matahari. Jadi aman sebenarnya kalaupun ditunjuk di Pacet. Tapi yang jelas, yang di dalam ruangan, yang harus kita jaga, supaya
mereka punya daya tahan tubuh yang bagus,” tuturnya.

BACA JUGA: Vila-vila di Sini bakal jadi Tempat Karantina Corona Cianjur

Dirinya pun mengajak masyarakat, jangan terlalu membesar-besarkan adanya rencana ini. Karena pemerintah pun akan melaksanakan sesuai prosedur.

“Jadi saya tekankan, ini merupakan upaya untuk mengamankan masyarakat, bukan kita meresahkan masyarakat,” tegasnya.

Ia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat, dalam melawan virus Corona ini tentu saja harus memiliki strategi yang baik. Termasuk harus mempersiapkan apabila gejala terburuk itu muncul.

“Jadi jangan menganggap enteng persoalan ini, karena kalau dianggap enteng kadang kita jadi lengah. Tentu saja kita harus berbuat maksimal. Karena itulah strategi perang kita melawan virus yang terbaik, kita harus siap dengan kondisi terburuk,” ujarnya. (dan)