Ini yang Dilakukan Pemerintah Desa Sukasari Cilaku Cegah Virus Corona

RADARCIANJUR.com – Kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) covid-19 di Kabupaten Cianjur terus bertambah. Tercatat, hingga Rabu (8/4) pukul 12:00 WIB, PDP di Kabupaten Cianjur mencapai 22 orang.

Berdasarkan hasil dari data terbaru Rescue Covid-19 Kabupaten Cianjur yang diumumkan Yusman Faisal kemarin,
mMembuat desa-desa di Cianjur menerapkan kampung distancing. Kampung distancing ini memberlakukan pengetatan akses keluar masuk di tiap RT dan RW setempat juga melaporkan secara cepat ke posko di semua desa.

Seperti halnya yang dilaksanakan di Desa Sukasari Kecamatan Cilaku setelah tiga hari lalu sudah membuka Posko RT/RW Desa Mandiri guna penanggulangan Corona atau Covid-19.

Selain itu, desa ini juga memasang spanduk poster pencegahan dan posko sterilisasi di pintu masuk desa sebagai langkah antisipasi terhadap penyebaran virus korona atau covid-19.

Sekretaris Desa Sukasari, Kecamatan Cilaku, Ceceng Najmudin mengatakan, semua kampung dianjurkan untuk memantau warga yang datang dari luar daerah terutama warga atau mereka yang datang dari wilayah kota yang berstatus zona merah virus Corona dan luar negeri.

“Dari data terbaru ada 70 warga yang datang dari luar daerah dan luar negeri serta melakukan pengawasan ketat dan isolasi mandiri selama dua pekan sambil menunggu perkembangan lanjutan dari RT/RW dan Kader Posyandu, diwajibkan pro aktif selain memantau warga,” tuturnya.

Lanjut Ceceng, hampir semua menyiagakan petugas di pintu masuk desa serta dilengkapi dengan bilik sterilisasi, tempat cuci tangan, alat pemeriksa suhu tubuh Thermogun yang digunakan bila ada warga yang baru masuk ke Desa.

“Di desa kami membuka Posko sterilisasi untuk langkah preventif antisipasi dini warga terpapar virus corona seperti menyemprotkan cairan anti virus ke warga, pemeriksaan suhu tubuh, terutama yang baru datang dari kota yang berstatus zona merah virus corona,” ujar Ceceng.

Sementara Kepala Desa Sukasari terpilih, Daden Supriyatman menuturkan, langkah yang diambil Pemerintah Desa Sukasari ini dilakukan untuk melindungi warganya agar tidak terkena covid-19. Selain itu, menindaklanjuti surat edaran yang diberikan Pemkab Cianjur agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran covid -19.

“Setiap warga yang baru datang dan keluar dari kantor desa, kami minta ke setiap RT maupun RW untuk pro aktif melaporkan setiap aktifitas warga. Selain itu dijaga selama 24 jam dan disarankan melaporkan ke Posko Desa,” katanya.

Tak hanya itu, untuk mencegah penyebaran covid-19, perangkat desa juga melakukan sosialisasi kesehatan ke masyarakat dan juga melakukan penyemprotan di lingkungan desa, menggunakan cairan disinfektan secara rutin, dan bilik sterilisasi untuk memastikan kondisi warga dalam keadaan sehat yang datang ke kantor desa.

“Kami juga melakukan penyemprotan ke sejumlah wilayah yang ada di kawasa Desa Sukasari Cilaku dan sosialisasi darurat Corona sebagai langkah preventif mandiri pencegahan Coronavirus Covid-19,” pungkasnya. (hry)