Harga Daging dan Gula Putih di Pasar Cipanas Mulai Naik

LAYANI PEMBELI: Pedagang daging di Pasar Cipanas tengah melayani pembeli. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Harga sejumlah kebutuhan pokok seperti daging ayam, sapi, dan gula putih, sejak beberapa hari kemarin mulai mengalami kenaikan.

Seperti terpantau di pasar rakyat Cipanas, Sabtu (11/4/2020). Kenaikannya hingga 50 persen, jika dibandingkan harga sebelumnya.

Munir (45) salah seorang pedagang daging ayam di pasar Cipanas mengaku, kenaikan harga daging ayam dan sapi terjadi sejak dari lima hari kemarin.

BACA JUGA : Alhamdulillah… Jalan Utama Sukanagara-Pagelaran Sudah Bisa Dilalui Kendaraan

“Padahal sebelumnya khusus daging ayam sempat anjlok hingga dihargai Rp 10 hingga 15 ribu perkilogram. Karena dari peternaknya cuma Rp 7000 perkilo,” terangnya saat ditemui Radarcianjur.com, Sabtu (11/4/2020).

Tetapi kini, Munir mengatakan, merangsak naik kembali dan dihargai mencapai Rp 28 ribu hingga Rp 30 ribu perkilogram untuk daging ayam.

“Mungkin konsumennya sekarang itu mulai ada lagi. Kalau beberapa hari kemarin, karena pembelinya yang gak ada jadi anjlok sekali,” katanya.

Selain daging ayam, harga daging sapi impor pun terpantau naik. Dari harga Rp 80 ribu perkilogram, menjadi Rp100 ribu. Tak berbeda jauh, daging sapi lokal naik dari sebelumnya Rp100 ribu menjadi Rp110 ribu, hingga Rp120 ribu.

Senada, Roni (34) pedagang sembako dan rempah-rempah, mengatakan, harga gula putih pada normalnya, Rp 12.500 perkilogram, sedangkan kini menjadi Rp 17.000 perkilo.

“Kami naikkan harga ini karena dari pusatnya. Padahal memang seharusnya, harga gula itu dijual sekitar Rp 13.000 perkilo,” ujarnya.

Salah seorang pembeli, Iman (41) mengaku, cukup keberatan jika harga sembako terus naik. Karena melihat kondisi musim Corona saat ini.

“Kalau pembeli itu kan inginnya murah. Apalagi kondisi ekonomi saat ini kurang stabil,” katanya. (dan)