Zona Merah PSBB, Cianjur Makin Perketat Perbatasan

KETAT: Sejumlah petugas di perbatasan Cianjur-Bogor mencegah warga luar Cianjur untuk kembali pulang.(Foto: Dadan Suherman/Radar Cianjur)
KETAT: Sejumlah petugas di perbatasan Cianjur-Bogor mencegah warga luar Cianjur untuk kembali pulang.(Foto: Dadan Suherman/Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com – Ratusan kendaraan plat luar Cianjur yang melintas ke perbatasan Bogor-Cianjur terpaksa diarahkan putar balik.

Hal tersebut menyusul pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah wilayah zona merah, setelah DKI Jakarta, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi dan Kota Depok satu pekan kemarin.

Kepala Seksi Pengendalian Operasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur, Kiki mengatakan, petugas gabungan antara Kepolisian, Polisi Militer (PM), TNI, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Satpol-PP ikut terlibat dalam penyekatan di perbatasan ini.

“Kami sendiri dari Dishub membantu mengatur para pengendara agar masuk ke rest area pemeriksaan,” kata Kiki.

Setelah masuk rest area, lanjut Kiki, kendaraan yang dianggap bukan warga Cianjur dilakukan penyemprotan disinfektan, dan seluruh penumpangnya dicek suhu tubuh.

“Kalau misalnya suhu tubuh penumpang itu panas atau melebihi, serta tidak memakai masker maka akan disuruh putar balik,” ungkapnya.

KETAT: Sejumlah petugas di perbatasan Cianjur-Bogor mencegah warga luar Cianjur untuk kembali pulang.(Foto: Dadan Suherman/Radar Cianjur)
KETAT: Sejumlah petugas di perbatasan Cianjur-Bogor mencegah warga luar Cianjur untuk kembali pulang.(Foto: Dadan Suherman/Radar Cianjur)

Ia menuturkan, rata-rata para pengendara luar Cianjur beralasan hendak melintas ke Bandung, dan Sukabumi. Bahkan pengakuan pengendara, berniat sambil main ke Puncak.

“Ada juga yang hanya sekedar main ke Cianjur,” tambahnya.

BACA JUGA: Polres Cianjur Siapkan Posko Covid-19

Ia menambahkan, pelaksananaan penyekatan digelar mulai Pukul 07.00 Wib hingga pukul 17.00 sore.

“Pelaksanaan sebetulnya dari jam 07-15.00 Wib, untuk hari-hari biasa. Tapi kemungkinan ada tambahan sesuai cuaca, kalau hujan pemeriksaan dihentikan sementara,” tambahnya.

(dan)