Masih Sibuk Urus Regulasi, STA Cigombong Minim Peminat

AKTIVITAS: Kepala Sub Terminal Agribisnis Cigombong Wawan Kuasa. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Pengepul sayuran di Sub Terminal Agribisnis (STA) Cigombong, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, masih belum maksimal.

Hal tersebut, dijelaskan Kepala Sub Terminal Agribisnis (STA) Cigombong, Wawan Kuswa mengatakan, bahwa secara persentase yang masuk di STA ini baru hanya 15 persen.

“Jadi kalau semua petani ditampung di sini, itu belum bisa terakomodir juga. Apalagi kini, sedang musim Covid-19,” katanya kepada radarcianjur.com.

Ia menjelaskan, tak ada persyaratan khusus bagi para petani atau pedagang yang ingin dibantu pemasarannya di STA ini. Akan tetapi mereka ditekankan ke arah kebersihannya saja.

“Jadi yang bisa masuk ke STA ini salah satunya adalah orang-orang yang sudah memiliki rantai pasar tertentu,” ujarnya.

Selain itu, ia menegaskan, tidak ada persyaratan khusus silakan saja bisa bergabung di sini yang penting penataan dan barangnya pun harus bersih, dan tidak ada hal-hal yang menyangkut etika masyarakat.

Selanjutnya ia mengatakan, kedepan akan diupayakan bisa menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hanya saja pihaknya masih membuat aturan dan regulasi yang bisa sepakat dengan para pedagang dan petani di sini.

“Jadi yang jelas ada win win solution dan mereka pun tidak keberatan dengan adanya regulasi yang nantinya dibentuk,” katanya.

Pihaknya berharap STA ini bisa berjalan terus lebih maju, setelah itu baru bisa disepakati peraturan yang menunjang menjadi PAD. (dan)