Waduh… Notaris Cianjur Tertipu Saat Beli APD Secara Online

Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT), Cianjur serahkan bantuan berupa baju Hazmat, sepatu boot, masker, hand sanitizer, face Shield mask, untuk tenaga medis di Rumah Sakit dan Puskesmas di Cianjur.

RADARCIANJUR.com – Tingginya kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis dan masyarakat, banyak dimanfaatkan oleh penipu. Pengalaman tertipu penjual APD dialami oleh Pengurus Daerah Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT), Cianjur.

” Salah satu kesulitan kita adalah ketika membeli barangnya, kita kan pesan secara online. Itu kita sering menemui penipu-penipu, ada yg sudah transfer barangnya tidak dikirim, ” ujar Dede, Ketua Pelaksana gabungan dari INI dan IPPAT, di Pendopo Cianjur, Kamis (16/4).

Ketua IPPAT, Cianjur dra.Vitrianie Setiabudi SH mengatakan hari ini para notaris di Cianjur menyerahkan bantuan berupa baju Hazmat, sepatu boot, masker, hand sanitizer, face Shield mask, untuk tenaga medis di Rumah Sakit dan Puskesmas di Cianjur.

Bantuan diterima secara oleh Plt Bupati Cianjur H. Herman Suherman selaku Ketua Gugus Tugas dan langsung diteruskan kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cianjur, untuk didistribusikan ke Rumah Sakit dan Puskesmas di Cianjur.

Plt. Bupati Cianjur H. Herman Suherman mengucapkan terima kasih dan apresiasi para para notaris di Cianjur, yang telah hadir untuk masyarakat di tengah bencana pandemi. ” Terima kasih perhatiannya untuk para pahlawan kita yg berjuang di garda terdepan,” ujar Herman.

Ketua Pengda INI Cianjur, Vitriannie Setiabudi SH, mengatakan setelah ini rencananya masih akan ada sumbangan berupa 1000 masker untuk masyarakat, dan ada bantuan sembako.

Khusus untuk bantuan sembako, Plt Bupati berpesan agar berkoordinasi dengan pihak desa. Hal itu agar bantuan dapat diterima merata.

” Saat ini ada beberapa sumber bantuan, agar tidak bertumpuk ke orang yg sama sementara ada yang lain tidak kebagian, sebaiknya koordinasi dengan Desa, walaupun nanti penyalurannya bisa langsung oleh organisasi,” ujar Herman. (ars/*)