Ketua P2TP2A : Berikan Pelajaran Anak dengan Santai

BELAJAR: Sejumlah siswa SDN di Cianjur tengah mengikuti pembelajaran, sebelum merebaknya virus Corona.

RADARCIANJUR.com- Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Cianjur, Lidya Indayani Umar mengungkapkan, bahwa dalam sistem pembelajaran di rumah sekolah jangan membebankan siswa. Namun sekolah harus memberikan pembelajaran dengan rilek dan santai namun ada nilai edukasinya.

“Dengan begitu, secara tidak langsung akan memberikan wawasan kepada anak dan anakpun akan sangat senang dan semangat untuk belajar di rumah,” katanya pada radarcianjur.com saat dihubungi lewat telepon seluler, Jumat (17/4/2020).

Lidya menjelaskan, melalui metode pembelajaran santai namun mengandung nilai edukasi tersebut secara otomatis otak anakpun akan terasah dengan baik dan lebih kreatif. Pasalnya, anak bebas bisa mengekspresikan imajinasinya.

Lidya menilai untuk sistem pembelajaran di rumah dinilai sangat membosankam karena anak tidak bisa kemana- mana . Selain itu, hubungan sosial anakpun berkurang karena bisa melakukannya dengan menggunakan media handphone .

“Kami bisa merasakan jika ada diposisi mereka seperti itu. Bosan pasti ada karena mereka harus serba mengerjakan tugas dari sekolah dan aktivitas di rumah sesuai anjuran dari pemerintah pusat selama ini,” ujarnya.

Namun, dalam hal ini dari adanya sistem penerapan aturan dari pemerintah tersebut, jika dilihat dari positifnya sangat bagus karena pemerintah melakukan aturan tersebut dilihat dari segi kesehatan masyarakat dan kebaikan bersama khususnya bagi anak- anak sekolah sebagai penerus bangsa agar tidak terkena virus covid-19.(riz)