Belum Ada Penularan Virus Corona dari Jenazah ke Orang Hidup, Ini Kata Dokter Forensik RSUD Cianjur

Virus Corona.(foto:www.edmonton.ctvnews.ca)
Virus Corona.(foto:www.edmonton.ctvnews.ca)

RADARCIANJUR.com – Penularan virus corona dari jenazah ke orang yang masih hidup, belum pernah ditemukan kasusnya. Data dari World Health Organization (WHO), kemungkinannya sangat kecil yakni sekitar 20 persen.

Forensik RSUD Cianjur, dr Fahmi membenarkan hal tersebut. Pasalnya, jenazah yang terinfeksi Covid-19 belum ditemukan kasusnya.

“Data dari WHO itu belum ada kasus penyebaran dari jenazah ke orang yang masih hidup, jika ditangani sesuai SOP,” ujarnya.

BACA JUGA: Warga Positif COVID-19 Ternyata Perempuan Asal Kecamatan Cijati

Jenazah yang terinfeksi virus corona akan ditutup setiap lubang atau saluran keluar udara dan cairan menggunakan kapas yang sudah dibasahi cairan disinfektan. Selain menggunakan kain kafan, jenazah pun dibungkus plastik.

“Jenazah kita tutup saluran udara dan keluarnya cairan dari dalam tubuh dengan kapas, lalu dilapisi plastik, kain kafan, plastik dan terkhir peti,” ungkapnya.

BACA JUGA: Waduh Pecah Telur, Satu Warga Cianjur Positif Virus Corona

Peti pun ditutup serapat mungkin dan tetap dilapisi plastik sebelum dikuburkan. Selain itu, tempat pemakaman pun harus jauh dari aliran sungai yang berjarak 10 meter.

“Sebetulnya masyarakat tidak perlu khawatir, jika ditangani sesuai SOP itu sudah aman,” terang kepada radarcianjur.com, Sabtu (19/4/2020).

BACA JUGA : Virus Corona Datang Pengunjung Arpusda di Cianjur Menghilang

Bahkan, petugas dan tim medis yang melakukan penanganan pun menggunakan alat pelindung diri (APD) atau Hazmat level tiga.

BACA JUGA: Warga Positif COVID-19 di Cianjur Awalnya Dirawat Karena Melahirkan

(kim)

NONTON VIDEO LAINNYA :