Ratusan Sopir Angkot ‘Geruduk’ Satlantas Polres Cianjur

REZEKI: 100 supir angkutan kota (angkot) mendapatkan intensif dari Polres Cianjur. (FOTO: Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com – Sekitar seratus pengemudi angkutan umum (angkot) dari berbagai perwakilan jalur trayek di wilayah Cianjur mendatangi Polres Cianjur. Kedatangan tersebut bukan dalam rangka berdemo, namun mengikuti pelatihan yang diadakan Satlantas Polres Cianjur dalam rangka melaksanakan Program Polri Keselamatan 2020, yang dilaksakan di Aula Wirasatya Dharma Primkoppol dan gedung Satpas Polres Cianjur.

Pelatihan dilaksanakan sebagai syarat untuk para pengemudi angkot yang mendapat insentif Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan kedepan dari Korlantas Polri lewat Program Polri Keselamatan 2020. Program ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat kecil, dampak sosial dari pemberlakuan kebijakan pemerintah tentang penanggulangan Covid-19 yaitu stay at home (di rumah saja).

Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP Ricky Adhipratama melalui Kanit Dikyasa Satlantas Polres Cianjur, Ipda Budi Setiayuda mengatakan, kegiatan tersebut merupakan amanat Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo bahwa Korlantas Polri akan melaksanakan Program Polri Keselamatan 2020.

BACA JUGA : Ngeri! Tronton Adu Banteng, Dua Sopir Tewas, Dua Pemuda Lagi Nongkrong Ikut Terlindas, Dua Rumah Hancur

“Program ini adalah suatu kegiatan yang mengkombinasikan bantuan sosial dan pelatihan. Target program ini adalah 197.256 pengemudi yang terdiri dari pengemudi bus, truk, taksi, ojeg (konvensional), angkot, andong, bajaj atau bemo dan rental mobil di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Untuk wilayah kabupaten Cianjur bantuan berupa insentif dari Korlantas Polri untuk para pengemudi berjumlah 1.203 orang dan 205 orang penerima diantaranya dari pengemudi angkot.

BACA JUGA : Aneh! Enam PDP Meninggal Dunia di Cianjur Semua Tak Positif?

“Selain pelatihan, para pengemudi angkot diberikan materi tentang pencegahan Covid-19, tata tertib lalulintas, sopan santun berlalulintas dan keselamatan berlalulintas,” jelasnya.

Pihaknya pun menyerahkan buku rekening tabungan Bank BRI dan ATM kepada salah satu peserta pelatihan secara simbolis. (kim)