Virus Corona Datang, Pengunjung Arpusda Cianjur Menghilang

MEMBACA BUKU: Sejumlah siswa SMA saat mengunjungi Arpusda Cianjur untuk membaca buku, sebelum merebaknya virus Corona.(FOTO: RISMA RUSTIKA SARI/RADAR CIANJUR)

RADARCIANJUR.com – Kasi Layanan Arsip Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Cianjur, Dewi mengaku jumlah pengunjung ke Arsip Perpustakaan Daerah Kabupaten Cianjur saat ini mengalami penurunan drastis.

Hal itu disebabkan karena dampak dari adanya wabah penyakit virus corona atau covid-19, sehingga pemerintah menerapkan kebijakan belajar siswa di rumah , serta pemberlakuan Work Form Home (WFH).

“Semenjak adanya pemberlakuan aturan tersebut, sekarang Arpusda sepi pengunjung,” ujar Dewi pada radarcianjur.com saat dihubungi lewat telepon seluler, Minggu (19/4/2020).

Sebelum terjadinya wabah penyakit virus covid-19 ini merebak. Arpusda ramai dikunjungi oleh para pengunjung baik dari anak sekolah, kuliahan maupun umum.

“Dari semua kalangan yang datang ke Arpusda baik itu untuk membaca, mencari referensi buat tugas sekolah maupun kuliah,” katanya.

Adapun data jumlah pengunjung yang datang ke Arpusda sebelum merebaknya virus covid-19, yakni untuk pengunjung dari kalangan umum sebanyak 717 orang, karyawan 587 orang, mahasiswa sebanyak 748 orang, pelajaran SMA sebanyak 279 orang.

“Sedangkan untuk pelajar SMK sebanyak 781 orang, pelajar SMP sebanyak 525 orang, pelajar SD sebanyak 196 orang, pelajar TK sebanyak 16 orang dan pengunjung bukan anggota sebanyak 3533 orang. Namun sekarang turun dratis hingga 80 persen,” ujarnya.

Tak hanya itu, untuk program yang ada di Arpusda, seperti perpustakaan keliling ke sekolah maupun perguruan tinggi, kotak literasi cerdas (kolecer) di Alun-Alun Cianjur pun untuk sementara waktu ditiadakan.

“Karena kitapun harus mengikuti anjuran dari pemerintah pusat yakni WFH dan protokol kesehatan,” katanya.

Pihaknya berharap, kondisi saat ini dengan merebaknya virus corona segera berhenti. Sehingga tidak ada lagi kekhawatiran.

“Mudah- mudahan musibah ini segera menghilang, sehingga kunjungan ke Arpusda kembali normal,” harapnya.(riz)