Berikan Layanan Maksimal pada Masyarakat, Tri Pastikan Jaringan Stabil di Tengah Pandemi Covid-19

MEMASARKAN: Karyawan Tri tengah memperlihatkan kartu perdana Tri yang menjamin jaringan tetap stabil di tengah pandemi Corona bagi masyarakat.(FOTO: HERRY/ RADAR CIANJUR)

RADARCIANJUR.com – Povider jaringan 3/Tri memastikan semua produk dan layanannya akan tetap tersedia dan dapat di andalkan bagi masyarakat. Kendati di tengah pandemi Corona atau Covid-19.

Pernyataan ini terkait imbauan Pemerintah Indonesia kepada masyarakat khususnya pengguna jaringan layanan di Kabupaten Cianjur yang saat ini banyak melakukan aktivitas secara online.

Dalam pernyataan tertulis pada Senin (16/3/2020), Deputy President Director Hutchison 3 Indonesia, M. Danny Buldansyah mengatakan, selama masyarakat melakukan aktivitasnya dari rumah, seperti belajar dan bekerja, 3 Indonesia memastikan akan tetap menyediakan produk dan jaringan yang kuat dan andal selama 24 jam.

“Semua layanan ini akan didukung dengan kualitas jaringan dan juga cakupan wilayah jaringan 3 yang luas. Yakni menjangkau 200 juta pengguna di 300 kabupaten khususnya Cianjur, dan 3.000 kecamatan, dan 33.000 desa yanag ada di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, selaku jaringan 3 Indonesia PT Teta Nusantara Jaya di Jalan KH Abdullah Bin Nuh Desa Nagrak Cianjur melalui Marketing Executive, Arni Nurhayati menuturkan, akan turut memantau potensi peningkatan data traffic yang dapat melonjak akibat meningkatnya penggunaan berbagai layanan digital, seperti video conference call maupun akses aplikasi lainnya.

“Seluruh operator yang bertugas akan tetap melakukan penjagaan 24 jam untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan jaringan, terlebih di Kabupaten Cianjur yang statusnya naik jadi siaga Covid-19,” tuturnya, kepada radarcianjur.com, Senin (20/4/2020).

Pengguna yang ingin meminta saran atau memiliki keluhan juga bisa menghubungi layanan pelanggan 3 Indonesia kapan saja, melalui 3Care di nomor Customer care, dan layanan hotline yang tertera di setiap gerai penjualan pulsa maupun counter yang tersebar di berbagai daerah.

“3 Indonesia akan tetap siaga selama 24 jam untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat akan layanan internet yang kuat dan stabil,” pungkasnya.(hry)