Camat Cipanas Bilang Pendatang Boleh Masuk, Tapi Ini Syaratnya

Camat Cipanas, Latip Ridwan
Camat Cipanas, Latip Ridwan

RADARCIANJUR.com – Camat Cipanas, Latip Riswan mengaku serba salah dengan banyaknya pendatang yang masuk ke wilayah Kabupaten Cianjur.

Kendati demikian, Latip menegaskan terhadap jajarannya, mesti ada pendataan dan imbauan isolasi mandiri kepada mereka yang datang ke wilayahnya. “Harus ada
pendataan dan isolasi. Jangan kemana-mana. Berdiam diri saja di villa atau hotel yang ditinggali,” kata Latip.

Lebih lanjut Latip mengatakan, kepada para pendatang, tak boleh berkeluyuran di wilayah Kecamatan Cipanas dan sekitarnya. Sehingga tidak terjadi keresahan terhadap
masyarakat di lingkungan tersebut.

Ia mengaku, belum bisa berbuat banyak adanya pendatang yang keluar masuk ke wilayahnya.

Sebab menurutnya, jika dilakukan penutupan di perbatasan, itu belum ada
intruksi dari pemerintah kabupaten. Karena Cianjur belum diberlakukan Perbatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Kalau ditutup di perbatasan kan itu gak boleh. Karena kita ini belum diterapkan PSBB,” katanya, Senin (20/4/2020).

Hanya saja ia akan sangat tegas kepada para tamu maupun pendatang dari zona merah khususnya, jika ada yang masih ngeyel tak mengindahkan peraturan yang ada.

“Intinya kalau mereka (para pendatang, red) mengikuti aturan atau anjuran protap Covid-19, silahkan saja ke Cipanas. Asal berdiam diri saja jangan berkeliaran,” ujarnya.

BACA JUGA: Lho Kok, Kendaraan Zona Merah PSBB Malah Bikin Macet Cipanas

Ia menambahkan, jika dimungkinkan para pendatang itu masuk ke wilayah Cipanas, harus ada pengantar dari petugas di pos penjagaan.

“Minimal mereka tidak bergaul dengan warga sekitar dan tak berkeluyuran, biar masyarakat tidak resah,” tuturnya.

Selain itu, tak lupa mengintruksikan kepada jajarannya, agar dapat mendata serta menyosialisasikan kepada para pendatang, supaya tetap menjaga kesehatannya.

“Suruh isolasi mandiri saja jika tetap ada pendatang yang ke sini,” ujarnya.(dan)