Banjir Di Mana-mana, Ini Tujuh Titik Banjir di Cianjur Selasa 21 April 2020

RADARCIANJUR.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur menurunkan kurang lebih 25 petugas yang turut dibantu oleh Relawan Tanggap Bencana (Retana) dalam menanggulangi bencana banjir.

Sebelumnya, curah hujan tinggi mengguyur Kabupaten Cianjur selama kurang lebih empat jam dari pukul 4.00-8.00 WIB yang mengakibatkan beberapa wilayah di Cianjur terendam.

Berdasarkan data dari BPBD Cianjur, terdapat tujuh titik terdampak yakni Kampung Babakan Malanding Kelurahan Pamoyanan 50 rumah terendam, Kampung Joglo RT3 dan RT5, 12 rumah terendam Kelurahan Sawah Gede, Jalan Pangeran Hidayatullah Beelka yakni jalan tergenang, Kampung Parigi Rt1 Rw08 Desa Sukamaju Kecamatan Cianjur (TPT Roboh), Kampung Puncaksuji Desa Rancagoong Kecamatan Cilaku (jembatan rusak, lebar tiga meter dengan panjang delapan meter) dan Gang Guntur Kelurahan Sawahgede Kecamatan Cianjur 60 KK terendam.

Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, M Irfan Sofyan mengatakan, selain faktor dari hujan deras yang mengguyur Cianjur, faktor dari kesadarasan masyarakat dengan membuang sampah sembarangan menjadikan saluran air tersumbat.

“Rata-rata disebabkan debit air besar karena hujan yang deras dari pukul 4.00 WIB hingga pukul 8.00 WIB dan selain itu sampah yang menyumbat saluran air,” ujarnya.

Sementara itu, titik yang paling parah di Kampung Babakan Malanding Kelurahan Pamoyanan karena saat dipantau air masih tinggi. Warga pun melakukan evakuasi mandiri

“Saat inu masyarakat sudah melakukan evakuasi mandiri yang turut dibantu petugas dari BPBD dan Retana,” tuturnya. (kim)