Warga Akui Sulit Beraktivitas Jika Banjir Tak Diperbaiki

TERHAMBAT: Sejumlah pengendara harus menghentikan kendaraannya saat banjir menggenangi Jalan KH Abdullah Bin Nuh.(foto:Hakim/Radar Cianjur)
TERHAMBAT: Sejumlah pengendara harus menghentikan kendaraannya saat banjir menggenangi Jalan KH Abdullah Bin Nuh.(foto:Hakim/Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com – Banjir wilayah Kota Cianjur tidak hanya mengakibatkan kerusakan, namun turut berimbas pada aktivitas warga.

Beberapa pengendara lebih memilih menepi dibandingkan harus menerobos banjir.

BACA JUGA : Banjir Dimana-mana, Ini Kata Sekda Cianjur

Seperti disampaikan salah seorang karyawan PT Pou Yuen Indonesia (PYI), Dede Karliah yang hendak berangkat untuk bekerja, namun tertahan banjir di Jalan KH Abdullah Bin Nuh.

“Ini mau berangkat kerja tapi banjirnya lumayan besar juga, mungkin pulang lagi ke rumah,” ujar warga Kampung Gombong Desa Limbangansari ini kepada radarcianjur.com, Selasa (21/4/2020).

BACA JUGA : Hujan Deras dari Subuh Cianjur Dikepung Banjir

Dirinya pun terpaksa kembali ke rumah dibandingkan harus memaksakan untuk menerobos banjir.

Beberapa pengendara motor juga yang menerjang air pun sempat mengalami kesulitan hingga kendaraannya mogok. Bukan hanya itu saja, tak sedikit aspal jalan yang terkelupas.

BACA JUGA : Profesi Ini Dapat Bantuan Insentif Rp600 Ribu per Bulan

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur, Aban Sobandi, saat dimintai tanggapannya, ia menyebut, akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta dinas-dinas terkait lainnya terkait bencana banjir di wilayah Cianjur.

“Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait dan pihak lainnya,” kata Sekda singkat.

(kim/dan)