Curhat Penjual Kelinci Empat Bulan Tak Dapat Penghasilan Akibat Pandemi Corona

PRIHATIN: Empat bulan lamanya saat pandemi Corona, pak Iim mengaku, tak punya penghasilan. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Imbas pandemi Corona membuat hampir sebagian besar perekonomian masyarakat terdampak krisis keuangan.

Apalagi bagi mereka yang memiliki pekerjaan serabutan yang tak menentu. Jelas, sangat kesulitan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Seperti yang dirasakan seorang penjual kelinci, Iim Ibrahim (67) mengaku lesu. Karena sudah empat bulan lamanya ia tak lagi dapat penghasilan dari profesinya itu.

BACA JUGA : Sungai Meluap, Jembatan Kampung Puncaksuji Cilaku Putus

“Aslinya pak, sudah empat bulan ini saya gak punya penghasilan. Kalau kemarin-kemarin sebelum wabah Corona, masih Alhamdulillah ada walaupun gak besar dari menjual kelinci yang saya ternakkan,” tuturnya kepada radarcianjur.com saat ditemui di kediamannya, Rabu (22/4/2020).

Ia mengaku, setelah hampir delapan tahun lalu ditinggal sang istri. Maka otomatis, dirinya kini menjadi ibu sekaligus ayah bagi ke tujuh anak-anaknya.

BACA JUGA : Harga Daging Ayam Merosot, Disperindag Turun Tangan

“Saya punya enam putra dan satu putri. Namun yang tiga itu sudah berkeluarga. Nah sekarang tinggal empat anak lagi, dua masih sekolah juga,” katanya.

Iim mengungkapkan, di saat Pandemi Corona ini, baru sekali mendapat bantuan sembako dari pemerintah. Yakni berupa beras, telur, kentang, daging, minyak goreng, dan bahan makanan lainnya.

“Alhamdulillah waktu itu pernah diberi bantuan sembako, namun baru satu kali,” ujarnya.

Ia berharap, di masa-masa Covid-19 ini, pemerintah lebih peka terhadap masyarakat yang betul-betul sangat terpuruk akan kondisi ekonomi saat ini.

“Kan dari pak presiden itu sudah jelas-jelas mengucurkan dana bantuan triliunan. Mudah-mudahan saja aparat pemerintah, dapat melaksanakannya dengan jujur, amanah, dan merata,” pungkasnya. (dan)