Jumlah Jamaah Tarawih di Masjid Agung Cianjur Kurang 200 Orang, Ada Tanda X Antar Jamaah

TANDA X: Salat Tarawih di Masjid Agung Cianjur dengan menjaga jarak antar jamaah ditandai tanda X.(Foto:Hakim/Radar Cianjur)
TANDA X: Salat Tarawih di Masjid Agung Cianjur dengan menjaga jarak antar jamaah ditandai tanda X.(Foto:Hakim/Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com-Salat Tarawih malam pertama Ramadan 1441 Hijriyah di Masjid Agung Cianjur tetap dilakukan di tengah pandemi Covid-19, Kamis (23/4/2020) malam.

Meski demikian, pihak masjid tetap menjaga physical distancing atau jaga jarak jamaah satu dengan lainnya.

Jarak di antara setiap jamaah diberi tanda silang berwarna merah sekitar satu meter. Berakhirnya pandemi Covid-19 menjadi harapan di awal bulan Ramadan 2020 ini.

BACA JUGA : Malam Pertama Tarawih di Masjid Agung Cianjur di Tengah Covid-19

Meskipun dalam kondisi waspada, masyarakat tetap khusyu melaksanakan solat. Beberapa jamaah pun terlihat menggunakan masker sebagai menjaga diri.

Selain itu, ada yang berbeda juga pada pelaksanaan salat Tarawih di Masjid Agung Cianjur pada Ramadan tahun ini.

Jumlah jamaah tidak banyak seperti pada tahun sebelumnya hanya tujuh shaf (baris) dari biasanya.

BACA JUGASebelum Salat Tarawih Jamaah Harus Cuci Tangan dan Dapat Masker

Karena saat ini harus berjarak, jamaah pun seperti terlihat banyak. Tapi saat ini hanya berjumlah kurang lebih 210 orang, berbeda dari biasanya bisa mencapai 630 orang.

“Biasanya tujuh sampai delapan shaf itu penuh, karena sekarang berjarak jadi seperti sama, tapi jumlahnya hanya kurang lebih 210-an,” ujar Pengurus Masjid Agung Cianjur, Dede Suhendar.

Seperti diketahui, jadwal awal puasa 1 Ramadan 2020/1441 H adalah hari Jumat 24 April 2020 telah ditetapkan pemerintah dalam Sidang Isbat.

Penetapan awal Ramadan ini berdasarkan sidang isbat yang dilakukan Kementerian Agama pada Kamis (23/4/2020) sore.

(kim)