Sebelum Meninggal, Ny D Pasien ODP Lakukan Isolasi Mandiri

Coronavirus.(net)
Coronavirus.(net)

RADARCIANJUR.com-Kepala Desa Cikondang Cibeber, Yana Mulyana memastikan, selain 13 orang keluarga, tak ada tetangga yang kontak langsung dengan D (31) Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 yang meninggal di RSUD Cianjur.

“Kami telah telusuri, tidak ada warga yang merasa telah kontak langsung dengan nyonya D,” kata Yana kepada RADARCIANJUR.com, Senin (27/4/2020).

BACA JUGA : Terindikasi Covid-19 dan Tanpa Pengawasan, Pasien di RSUD Cianjur Meninggal Dunia

Yana mengatakan, meski kepulangan Ny D dari Bandung tidak diketahui oleh pemerintah desa, namun pihak keluarga almarhumah memastikan bahwa Ny D telah menjalani isolasi mandiri.

“Jadi yang kontak langsung dengan almarhumah nyonya D hanya mereka yang tinggal satu rumah,” terang Yana.

BACA JUGA : Terindikasi Covid-19, Status Nyonya ‘D’ Asal Cibeber ODP

Sebelumnya, Ny D warga Desa Cikondang Kecamatan Cibeber Cianjur, seorang pasien terindikasi Covid-19. Almarhumah meninggal dunia di RSUD Cianjur, pada Sabtu (25/4/2020) sekitar pukul 08.00 WIB.

BACA JUGA : Jenazah Nyonya Disalatkan di Perjalanan Menuju Cibeber pada Dini Hari

Nyonya D sendiri sudah menetap di Bandung. Namun dua hari sebelum bulan Ramadan pulang dari Bandung ke keluarganya di Cikondang Cibeber.

BACA JUGAWaduh Ada 13 Warga Kontak Langsung Dengan Nyonya D Pasien ODP Asal Cibeber

Namun pada, Sabtu (25/4/2020), Ny D mengeluh sesak nafas. Mengingat sedang hamil, maka ditangani oleh bidan desa.

Kemudian bidan desa merujuk Ny D ke Puskesmas Cibeber. Sekitar pukul 18.00 WIB, pihak Puskesmas Cibeber merujuknya ke RSUD Cianjur. Pada pukul 20.00 WIB Ny D meninggal dunia.

(dil)