Tawuran Sarung Pecah Jelang Sahur, Para Remaja Tinggalkan Barang Ini di Lokasi

Polsek Bojongpicung amankan sarung
SITA SEJUMLAH SARUNG: Petugas Polsek Bojongpicung mengamankan sarung yang tersisa ketika para remaja lari tunggang langgang melihat patroli petugas. FOTO: Polsek Bojongpicung FOR RADAR CIANJUR

RADARCIANJUR.COM – Ada-ada saja kelakukan sejumlah remaja di Kecamatan Haurwangi di tengah bulan suci Ramadan. Mereka malah melakukan aksi tawuran dengan menggunakan sarung yang diikat pada bagian ujungnya. Nampaknya kejadian tersebut tidak hanya sekali saja, namun setiap malam hari menjelang sahur.

Warga Desa Haurwangi Kecamatan Haurwangi, Ai Karmini (43) mengatakan, kejadian tersebut sangat meresahkan warga sekitar yang terganggu dengan adanya aktivitas yang tidak seharusnya dilakukan.

“Kita sebagai orangtua khawatir takut terjadi apa-apa, terlebih celaka. Setiap malam menjelang mau sahur ya gitu (tawuran) aja,” ujarnya.

Bahkan, dirinya pun tak segan-segan memposting kejadian tersebut ke akun sosial medianya. Hal tersebut dilakukan agar ada efek jera terhadap para pelaku yang masih belia tersebut.

Kapolsek Bojongpicung, AKP Aca Nana Suryadi mengatakan, kejadian tersebut bukanlah tawuran dengan senjata tajam hanya saja menggunakan sarung sebagai senjatanya.

“Saat didatangi tim patroli, mereka semua bubar dan hanya menyisakan sarung saja. Anggota pun membawa barang bukti berupa sarung yang diikat pada bagian ujungnya,” terangnya.

Pihaknya pun terus melakukan patroli guna mengantisipasi hal serupa terjadi, yang menjadi kekhawatiran adalah tawuran tersebut akan menjadi berbahaya meski awalnya hanya menggunakan sarung.

“Kita rutin lakukan route patroli hingga ke perbatasan, juga kita pastikan itu tidak akan terulang. Jika kembali ditemukan, akan kita bawa dan mintai keterangan lalu memanggil orangtuanya,” tegasnya. (kim)