Puasa di Tengah Corona, Ibu Ini Lakukan Hal Mulia Bikin Bilang ‘Subhanallah’

Seorang ibu membuka donasi untuk warga tidak mampu di tengah wabah corona dengan menyediakan paket sembako kecil. Foto Facebook Ummu Alkei
Seorang ibu membuka donasi untuk warga tidak mampu di tengah wabah corona dengan menyediakan paket sembako kecil. Foto Facebook Ummu Alkei

RADARCIANJUR.com – Pada Jumat (24/4/2020), Lika Ummu Alkei Humaira warga Prabumulih, Sumatera Selatan, mengunggah melalui akun Facebooknya inisiatif mendonasikan sebagian dari rejekinya untuk warga sekitar terdampak Covid-19 dengan cara unik dan kreatif.

Maklum dampak dari wabah corona ini bukan hanya berimbas pada kesehatan, tapi juga perekonomian.

Caranya ibu tiga anak ini berdonasi adalah dengan membuat paket-paket kecil sekali makan berisi beras, telur 3 butir, kecap, dan minyak goreng yang ditaruh di depan rumah dan konter HP milik suaminya. Siapa saja bebas mengambil paket beras telur sekali makan itu.

Semuanya dibungkus dalam plastik standing pouch ukuran kecil. Satu hari ada sekira 10-15 paket yang disediakan.

Paket “nasi telur” mentah itu disimpan di depan konter tempat suaminya bekerja. Di dekat keranjang berisi paket nasi itu ada kertas bertuliskan “Silakan Ambil Gratis Seperlunya, Paket Nasi Telur Ceplok (Mentahh), 1 Paket cukup untuk 3 orang”.

Foto: Facebook Ummu Alkei
Foto: Facebook Ummu Alkei

“Paket nasi telor mentah sudah ada di conter EDO ya di pandean…utk yg mmbutuhkan silah kan ambil dsana ya.. GRATIS..1hri 1x dan boleh ngambil tiap hri slagi stok msh ada.. trima ksh utk sahabat2 sholehah yg turut berbagi.. Insyaallah berbuah pahala ..aamiin.” Begitu
Lika memposting donasinya di Facebook pribadinya seraya mengunggah juga bentuk paket yang disiapkan secara kreatif itu.

Sontak saja banyak warganet yang antusias dan salut dengan aksi yang dilakukan Lika. Mereka kebanyakan mengaku terinspirasi karena dengan cara yang sederhana pun bisa ikut berbagi di masa pandemi covid-19 ini.

Postingannya di Facebook hingga berita ini ditulis sudah dishare hingga 1.400 orang lebih dan diapresiasi ratusan orang berikut komentar positifnya.

Apa sebenarnya yang mendorong Lika melakukan itu semua hingga tercetus ide kreatif itu?

“Awal mulanya saya sedih lihat ada warga yang rada jauh dari tempat kami yang kelaparan nggak makan, nggak terjamah tetangga mungkin. Saya tuh sedih mas makanya saya ingin membantu teman-teman ada di sini yang nggak mampu tapi dengan keuangan yang minim,” ujarnya kepada PojokSatu.id saat berbincang, Selasa (28/4/2020).

Foto: Facebook Ummu Alkei
Foto: Facebook Ummu Alkei

Dengan keterbatasan dana itulah ia berpikir dan memutar otak bagaimana caranya bisa berbagai dengan warga yang membutuhkan. Paling tidak bisa sedikit meringankan beban mereka.

“Makanya saya buat paket hemat sekli makan, setidaknya yang nggak mampu tadi bisa makan walau sehari sekali, dan mereka bisa ambl lagi keesokannya dengan jumlah yang sama satu hari sekali,” ungkapnya.

Di awal-awal ia sempat tidak percaya diri apakah inisiatifnya itu bisa bermanfaat atau tidak paket yang disediakannya tidak seberapa.

“Sempat malu juga awalnya takut dicibir karena itu paketnya kan sedikit banget,” kata dia.

“Tapi alhamdulillah direspon positif oleh teman-teman. Insyaallah selama puasa ini paketnya sellu ada,” ujarnya lagi.

Seiring dengan viralnya apa yang dilakukan Lika, akhirnya mulai banyak donatur berdatangan menyumbangkan dananya untuk donasi yang dilakukan Lika.

Foto: Facebook Ummu Alkei
Foto: Facebook Ummu Alkei

Tidak hanya berupa uang, tapi mereka ada juga yang ikut membantu bahan makanan seperti telur dan kecap.

“Ini sudah ada beberapa donatur yang ikut bantu walau ngasih seadanya. Ada yang ngasih telur 1 kg, kecap 1 renceng. Saya bahagia karena sedekah tidak mesti besar dan banyak,” katanya.

Sehari-hari Lika hanyalah seorang ibu rumah tangga dengan tiga anaknya yang masih kecil. Suaminya bekerja membuka usaha konter HP kecil-kecilan.

Dari setiap 15 paket yang disediakan ia bersyukur selalu terbagi kepada mereka yang membutuhkan. Ia tak terlalu memusingkan jika ada seorang yang mengambil berkali-kali atau lebih dalam sehari.

“Alhamdulillah selalu habis mas,” ujarnya.

(sta/pojoksatu)