Selain Covid-19, Ini Penyebab Pedagang Beras Pasar Induk Cianjur Kelimpungan

TERDAMPAK: Masyarakat sudah mulai melakukan pembatasan untuk membeli beras dari sebelumnya melakukan pembelian sebeanyak tiga kilo menjadi satu kilo. (FOTO: Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com – Dampak Covid-19 turut dirasakan oleh pedagang beras di Pasar Induk Cianjur. Pasalnya, sebelum adanya Covid-19 penjualan beras tidak begitu menurun
drastis seperti saat ini.

Biasanya dalam sehari, beras bisa terjual hingga dua ton. Namun saat ini hanya terjual satu ton saja.

Selain itu, masyarakat biasanya yang membeli beras hingga tiga kilogram kini hanya membeli satu kilogram saja.

Hal tersebut diungkapkan Deri Prima (26), pedagang beras di Pasar Induk Cianjur.

“Sekarang pembeli sangat jarang, biasa sehari bisa menjual hingga tiga ton tapi
sekarang cuma satu ton saja,” ujarnya.

Lanjutnya, selain itu, kondisi tersebut diperparah dengan Terminal Pasir Hayam yang mulai sepi. Hal tersebut membuat sejumlah warung makan tutup dan pembelian beras
pun terdampak.

BACA JUGA: Gak Beda Jauh dari Kuburan, Terminal Pasir Hayam Riwayatmu Kini

“Ini juga dampak dari terminal yang sepi dan warung nasi pada tutup, biasanya kan sore sampai malam warung nasi pada buka. Tapi sekarang ada yang sampai tutup total,”
tuturnya.

Dirinya pun hanya bisa pasrah dan berharap kondisi seperti ini bisa segera berakhir. Sehingga pedagang dan masyarakat lainnya yang turut terdampak bisa kembali hidup
normal seperti sebelumnya.

“Ya saya sih berharapnya segera berakhir dan kembali normal, kalau seperti ini kan kita juga tidak bisa berbuat apa-apa. Semoga cepat berakhir aja kang, jadi bisa
normal lagi semuanya,” harapnya. (kim)