Belajar Daring, Banyak Siswa Tak Miliki Handphone dan Kuota

SERIUS: Sejumlah siswa SMAN 1 Ciranjang tengah mengikuti pembelajaran secara online.(FOTO: RISMA RUSTIKA SARI/ RADAR CIANJUR)

RADARCIANJUR.com – Guru SMAN 1 Ciranjang, R. Siti Zulia Syarifah mengungkapkan, bahwa sejauh ini dalam proses pembelajaran daring (online) belum menemukan kendala serius, seperti jaringan internet eror maupun lainnya.

Hanya saja menurutnya, kendala yang dihadapi oleh siswa SMAN 1 Ciranjang dalam proses pembelajaran daring (online) yakni tidak semua siswa memiliki handphone (HP) android. Namun, hal tersebut bisa diatasi dengan baik.

“Alhamdulillah, tidak ada dalam hal segi teknik. Tetapi masalahnya ada siswa yang tidak memiliki handphone. Tapi hal itu bisa diantisipasi dengan cara meminjam hp orang tua maupun keluarganya,” katanya kepada radarcianjur.com melalui sambungan telepon, Rabu (29/04/2020).

Selain itu, adapun kendala lainnya yakni siswa tidak memiliki kuota dan anak ketiduran pada saat mengikuti pembelajaran daring (online). Sehingga mengerjakan tugasnya siang.

Menurutnya, untuk siswa yang tidur maupun tidak memiliki handphone. Pihaknya dalam hal ini dipantau melalui ketua muridnya masing- masing, kemudian dilaporkan ke sekolah atau dimasukan nomor orang tua siswa ke dalam group khusus.

“Tapi anak dalam mengerjakan dan mengumpulkan tugas ke sekolah Alhamdulillah berjalan dengan lancar dan semuanya mengumpulkan tugas, karena kendati pembelajaran online untuk absensi siswa berlaku,” katanya.

Dalam penerapan program pembelajaran daring (online). Pihaknya menggunakan beberapa aplikasi media online, seperti WhatsApp dan lainnya.(riz)