Tolong Bantu Mak Iah, Rumahnya Rata dengan Tanah Diterjang Angin

Rumah ambruk diterjang angin
SEMUA HANCUR: Kondisi rumah panggung milik Iah yang hanya menyisakan puing-puing setelah diterjang angin. Foto: Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Iah (53), warga Kampung Pasirwareng, Desa Sukaraharja, Kecamatan Cibeber hingga saat ini, belum bisa menempati rumahnya, setelah dua hari ambruk diterjang angin yang disertai hujan pada
Selasa (28/4/2020) lalu.

Tampak, rumah pangung miliknya hanya menyisakan puing-puing yang berserakan di halaman.

Iah mengatakan, saat terjadi bencana itu, sedang tidak ada di dalam rumah sehingga saat angin yang disertai hujan menyapu rumah, ia dapat terselamatkan.

“Rumah saya sudah reyot, sudah lima hari ngontrak di rumah tetangga karena takut sewaktu-waktu ambruk, dan saat rumah saya ambruk kemarin, saya sedang ada di rumah kontrakan,” katanya kepada RADARCIANJUR.com (30/4/2020).

Imam (30) warga setempat mengatakan, rumah milik Iah memang sudah tampak rapuh, rumah yang terbuat dari anyaman bambu itu sudah condong ke depan.

“Rumah Iah memang sudah reyot,” kata Imam.

Ia menambahkan, rumah milik Iah diterjang angin pada (28/4/2020) pukul 18.00 saat berbuka puasa.

“Saat sedang buka puasa saya mendengar suara gemuruh dan saat dilihat rumah milik Iah sudah ambruk,’’ tuturnya. (dil)