Cianjur Mulai Kembangkan Pepaya California

KEMBANGKAN: Petani di Cianjur terus mengembangkan budidaya pepaya California.(Foto:Dok For Radar Cianjur)
KEMBANGKAN: Petani di Cianjur terus mengembangkan budidaya pepaya California.(Foto:Dok For Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com-Pepaya California atau Calina di Kabupaten Cianjur sudah tak asing lagi. Bahkan tak jarang warga pun kini sudah hampir sering menikmatinya.

Namun seperti diketahui, pepaya asal Amerika tersebut sebagian besar khususnya di Jawa barat, dikembangkan di wilayah Sukabumi.

Tapi kini, pembudidayaannya pun mulai dibesarkan oleh salah seorang yang mempunyai lahan di Kampung Jambudipa RT 01/09, Desa Bangbayang, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Ganjar Amirullah.

Menurut Ganjar, awal mula dirinya memilih budidaya pepaya Calina, dikarenakan perawatan semai bibit hingga penanaman pohon prosesnya tidak rumit. Selain itu, tanam bibit pohon hingga masa panen pun, waktunya tidak terlalu lama.

“Misalnya pepaya biasa membutuhkan waktu hingga setahun lebih, sedangkan pepaya Calina hanya membutuhkan waktu sekitar tujuh bulan,” terangnya kepada wartawan, Kamis (30/4/2020).

Banyak keunggulan yang didapat dari buah berkulit hijau tersebut jika dibandingkan dengan pepaya biasa. Misalnya dari tekstur buahnya, pepaya California memiliki daging buah yang lebih tebal, padat, manis dan lembut.

Selain itu, Ganjar menuturkan, dengan lahan seluas kurang lebih 150 meter, ia bisa menanam sekitar 30 pohon, dengan jarak tanam berukuran tiga kali tiga meter persegi, dengan masa panen dua kali dalam sepekan.

“Setiap panen itu bisa menghasilkan sekitar 50 kilogram. Dengan harga per kilogramnya dibanderol Rp 7 ribu,” katanya.

Ia menuturkan, selain ditanami pepaya, di lahan itu juga dirinya membuat tanah kompos untuk penyemaian bibit pepaya. Tanah kompos tersebut merupakan campuran dari tanah, investisida dan pupuk kandang.

“Jadi selain buahnya yang dipasarkan, kami juga menjual bibit pohon pepaya California dengan harga Rp 3 ribu per polybag,” ujarnya.

(dan)