Kultum Jadi Acuan Nilai Rapor Siswa

KHIDMAT: Salah satu siswa SMK Plus Ashabulyamin saat mengikuti kultum secara daring.

RADARCIANJUR.com – Momentum bulan suci Ramadan kerap kali dimanfaatkan oleh banyak orang maupun lembaga khususnya lembaga pendidikan. Tak terkecuali SMK Plus Ashabulyamin yang memanfaatkan bulan suci Ramadan dengan memberikan tugas kuliah tujuh menit (Kultum) kepada siswa.

Namun, ada suasana yang berbeda dalam melaksanakan kultum kali ini. Ya, jika tahun sebelumnya dilaksanakan dengan cara tatap muka dengan penceramah. Tetapi tahun sekarang dilakukan melalui sistem daring (online).

Wakil Kepala Sekolah Bidang Peningkatan Mutu dan Sumber Daya Manusia SMK Plus Ashabul Yamin, Dewi Khadijah mengatakan, kegiatan kultum sangatlah penting dan wajib dilaksanakan oleh siswa. Pasalnya, akan dimasukan ke dalam nilai rapor mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.

“Penilaian kultum sangat berpengaruh pada nilai rapor nantinya dan pada penilaian akhir sekolah,” kata Dewi kepada radarcianjur.com, Minggu (3/5/2020).

Uniknya untuk pembelajaran kultum, siswa diberikan buku kegiatan untuk mencatat yang berisi tausiyah dari penceramah baik dari sekolah maupun luar sekolah, misalkan guru agama maupun penceramah dari luar sekolah misalkan di TV melalui sistem daring.

Kemudian, siswa akan diberikan tausiyah melalui media sosial dari sekolah yang sudah dishare untuk dibuka ceramah-ceramah dari guru agama.

“Meskipun sedang dalam kondisi pandemi virus covid-19 . Namun, pelaksanaan pembelajaran agama tetap dilaksanakan melalui sistem daring. Pasalnya, hasil pembelajaran siswa tersebut akan dinilai dan dilaporkan kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI setiap seminggu sekali,” ujarnya.

Dewi berharap, melalui adanya sistem pembelajaran seperti itu dapat dipahami oleh siswa dan tetap semangat dalam menjalankan tugas dari sekolah meskipun melalui sistem pembelajaran daring (online).

“Dalam proses pembelajaran seperti sekarang ini dapat menjadikan pengalaman berharga bagi mereka untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dan banyak berdoa agar terhindar dari bahaya Covid-19,” harapnya.(riz)