Ekonomi Sulit Nih, Keris dan Sarung pun Masuk Pegadaian

TRANSAKSI: Sejumlah nasabah tengah melakukan transaksi di Pegadaian Cianjur.( Foto:Dadan Suherman/Radar Cianjur)
TRANSAKSI: Sejumlah nasabah tengah melakukan transaksi di Pegadaian Cianjur.( Foto:Dadan Suherman/Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com-Situasi sulit akibat krisis ekonomi di tengah pandemi Covid-19, membuat warga berbondong-bondong pergi ke Pegadaian.

Mereka memilih untuk menggadaikan barang berharganya demi untuk menyambung hidup.

Barang yang digadaikan pun beraneka ragam, ada barang elektronik, perhiasan, bahkan pedang hingga keris, dan sarung.

Marketing Pegadaian Cabang Cianjur, Tiram Nurhanis menyebut, selama pandemi dan jelang Ramadan ini pernah ada nasabah yang menggadaikan keris dan sarung.

“Jadi saya pernah dengar ada nasabah yang gadai keris dan sarung ke sini. Ya, kami terima sesuai dengan ketentuan barang tersebut,” ujarnya.

Bahkan, ia mengatakan barang-barang rumah tangga lainnya yang bersifat ekonomis bisa dijadikan transaksi gadai.

Namun harganya pun tentu disesuaikan dengan standar yang sudah ditetapkan Pegadaian.

“Jadi apapun itu barangnya kami akan lakukan pengecekan dulu. Setelah itu menaksir harga sewajarnya sesuai standar harga,” ungkapnya.

Selain itu, Tiram menjelaskan, terjadi peningkatan transaksi di kantor Pegadaian yang dirasakan sejak memasuki Pandemi Covid-19 melanda, dan Ramadan saat ini.

“Rata-rata transaksi yang paling didominasi yakni gadai emas. Karena memang fenomena yang setiap tahun terjadi,” ujar Tiram.

Bahkan secara keseluruhan di Cabang Cianjur per bulan itu bisa mencapai ratusan miliar.

Namun itu juga tak terlepas dari seberapa besar para nasabah menggadai di sini.

“Dari total tersebut itu merupakan transaksi keseluruhan antara gadai dan fidusia,” tukasnya.

(dan)