Tujuh TKW Asal Cianjur Diisolasi Mandiri Meski Sudah di BPSDM Jabar

RADARCIANJUR.com-Tujuh orang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Cianjur dari total 68 TKW se Jawa Barat, yang dipulangkan Pemerintah Arab Saudi, sudah menjalani karantina di Badan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Cianjur Heri Suparjo mengatakan, para TKW tersebut dipulangkan pada 2 Mei lalu. Mereka sudah di karantina, rapid tes dan swab. Hasil dari tes 85 orang negatif dan satu orang posotif Covid-19.

“Berdasarkan informasi yang positif bukan warga Kabupaten Cianjur,” kata Heri kepada RADARCIANJUR.com, Selasa (12/5/2020).

Heri menyebutkan, secara keselurahan Warga Negara Indonesia (WNI) asal Cianjur yang dipulangkan pemerintah Arab Saudi ada 11 orang, namun hanya tujuh orang yang dinyatakan sebagai TKW.

“Tenaga kerjanya hanya tujuh orang sisanya bukan tenaga kerja,” ujar Heri.

Lanjut Heri penjemputan kepulangan warga Cianjur yang sudah menjalani karantina di BPSDM Provinsi Jawa Barat, sudah dilakukan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur.

“Kemudian akan dilakukan isolasi mandiri 10 hari lagi dan pemantauan,” pungkasnya.

Sebelumnya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, sejak dijemput oleh tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar di Bandara Soekarno-Hatta, 86 WNI ini langsung dibawa ke BPSDM untuk menjalani tes swab dan karantina, sebelum dipulangkan ke daerahnya masing-masing.

Hal tersebut dilakukan sesuai protokol kesehatan. Pun demikian warga yang negatif COVID-19 harus tetap menjalani isolasi.

“Mereka harus tetap diisolasi (sesuai protokol kesehatan),” ungkapnya.

“Jadi dalam konteks PSBB dan penanganan COVID-19 ada satu dimensi yang kita sedang kerjakan yaitu menyelamatkan WNI Jabar dari luar negeri. Tahap 1 yang sudah berhasil diselamatkan adalah WNI Jabar dari Arab Saudi yang terlantar dan potensi kena denda,” tambahnya.

(dil/net)