Punya Riwayat Diabetes, Warga Gekbrong Dimakamkan Protokol Covid-19

PEMAKAMAN: Tim gugus tugas sedang memakamkan warga Desa Songgom, Kecamatan Gekbrong sesuai protokol Covid-19.(Foto:Fadil/Radar Cianjur)
PEMAKAMAN: Tim gugus tugas sedang memakamkan warga Desa Songgom, Kecamatan Gekbrong sesuai protokol Covid-19.(Foto:Fadil/Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com-Seorang warga Desa Songgom, Kecamatan Gekbrong Cianjur, E (60) dimakamkan sesuai protokoler penanganan Covid-19, Rabu (13/5/2020) pagi.

Camat Gekbrong Pujo Nugroho membenarkan warganya dimakamkan dengan protokol Covid-19.

Sebelumnya tuan E pernah di rawat dan merupakan seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal dunia di RSUD Sayang Cianjur.

“Tapi belum ada hasil Lab, kalau lihat catatan sakit dia sakit diabetes,” kata Pujo kepada radarcianjur.com, Rabu (13/5/2020).

Kepala Desa Songgom Gekbrong Ade Suryati mengatakan, almarhum tuan E dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Kampung Cicurug Desa Bangbayang, Kecamatan Gekbrong pada, Selasa (12/5/2020).

“Sejak satu tahun lebih almarhum sering sakit-sakitan,” terang Ade.

Ade menyebutkan, hingga saat ini belum ada hasil pemeriksaan yang memastikan bahwa tuan E meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.

“Almarhum tidak punya riwayat bepergian ke zona merah, atau ada riwayat kontak dengan orang yang positif Covid-19,” ungkap Ade.

Babinsa Songgom Sertu Nunang mengatakan, almarhum dimakamkan oleh tim pemakaman dari gugus tugas penanganan Covid-19 dan diperlukan sesuai standar protokol pemakaman Covid-19.

“Almarhum mempunyai riwayat penyakit paru-paru kronis (TBC) dan telah dirawat RSUD Sayang Cianjur, selama 12 hari hingga dinyatakan pasien PDP Covid-19 oleh tim dokter RSUD,” terangnya.

(dil)