Mayat di Sungai Citarum, Berawal Hubungan Asamara Terlarang di Akhiri Pembunuhan

DILEMPAR KE SUNGAI : Pelaku memperagakan saat membuang korban ke sungai Citarum. Foto Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Polres Cianjur menggelar rekontruksi pembunuhan Sri Wulandari (24), warga Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, yang di temukan tewas di Sungai Citarum perbatasan Cianjur-Kabupaten Bandung Barat.

Pada reka adegan itu total ada 33 adegan yang diperagakan pelaku saat membunuh Sri Wulandari pada bulan Juli tahun 2019 lalu, dan terungkap bahwa pembunah tersebut dilatar belakangi hubungan asamara terlarang.

BACA JUGA : PDP Covid-19 di Cianjur Bertambah Enam Orang, Satu Meninggal Dunia

Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Niki Ramdhani mengatakan, dua orang pelaku yaitu MR dan MD merupakan teman dekat korban, pelaku, menghabisi korban dengan cara mencekik di belakang kantor Dinas Sosial Kabupaten Cianjur, hingga selanjutnya korban dibuang oleh pelaku di sungai Citarum.

“Setelah menghabisi korban pelaku sempat kabur ke luar pulau jawa,” kata Niki kepada RADARCIANJUR.com

BACA JUGA : Penyaluran PKH di Pacet Kembali Disorot, Orang Mampu Kok Dapat Bantuan

Niki menjelaskan, melalui rekontruksi ini terungkap bahwa korban di lokasi pembunuhan sempat meminta uang kepada tersangka namun tidak diberi, kemudian korban mengancam akan memberitahukan hubungan korban dengan tersangka kepada istri tersangka, hal tersebut membuat tersangka emosi dan menjatuhkan korban kemudian membekam mulut dan mencekik leher korban sampai meninggal dunia.

“Untuk menghilangkan jejak, pelaku MR dibantu MD untuk membuang mayat korban di jembatan citarum,” kata Niki. (dil)