Pulang dari Zona Merah, Warga Bangbayang Kembali Dimakamkan Protokol Covid-19.

COVID-19: Pemakaman HE (32) warga Bangbayang Gekbrong dijaga ketat TNI, Polri yang diduga Covid-19.(Foto:Fadilah Munajat/Radar Cianjur)
COVID-19: Pemakaman HE (32) warga Bangbayang Gekbrong dijaga ketat TNI, Polri yang diduga Covid-19.(Foto:Fadilah Munajat/Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com-Jenazah yang dimakamkan menggunakan protokol Covid-19 terus bertambah.

Kali ini, HE (32) seorang pasien terindikasi Covid-19, warga Desa Bangbayang, Kecamatan Gekbrong, yang meninggal dunia di RSDH Cianjur, dimakamkan sesuai protokol penanganan Covid-19, Kamis (14/5/2020) malam.

Kepala Desa Bangbayang Ade Yusuf mengatakan, beberapa hari sebelum meninggal dunia, HE, sempat memiliki riwayat perjalanan dari wilayah zona merah.

“Saat pulang dari zona merah HE mengeluh sakit,” kata Ade Yusuf kepada RADARCIANJUR.com, Jumat (15/5/2020).

Selanjutnya HE dibawa berobat ke klinik Alya di Warungkondang, dan pihak klinik merujuk HE untuk melanjutkan pengobatan di RSDH Cianjur.

“Sepulangnya dari zona merah HE mengeluh sesak nafas,” ujar Ade.

HE akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di RSDH Cianjur pada Kamis (14/5/2020) malam.

Jenazah HE dalam pemulasaraanya diperlakukan sebagai jenazah infecius.

“HE dimakamkan di TPU Pasirbanen, Desa Bangbayang oleh petugas medis,” tambah Ade.

(dil)