Jalanan Macet, Pusat Perbelanjaan Masih Ramai, Apa Kabar PSBB Cianjur?

MACET: Terpantau di sejumlah pusat transaksi di Cianjur cukup ramai, bahkan beberapa titik jalur kendaraan macet parah. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kabupaten Cianjur dinilai belum efektif.

Hal tersebut terbukti dari banyaknya masyarakat yang masih beraktivitas seperti biasa di sejumlah tempat keramaian di beberapa wilayah kota santri tersebut.

Bukan hanya itu, sejumlah pantauan radarcianjur.com, seperti pusat perbelanjaan, ruko-ruko di sepanjang jalan, dan fasilitas umum masih menjadi andalan aktivitas masyarakat, yang diperparah dengan menjelang lebaran nanti.

BACA JUGA : 1.050 Warga di Kecamatan Sukaresmi Mulai Terima Bansos Tunai

Yetty (38) salah seorang aktivis sosial, mengaku cukup heran adanya pemberlakuan PSBB di Cianjur yang terkesan seperti main-main. Bahkan masyarakat pun hampir sebagian besar terlihat tak begitu mengindahkan peraturan tersebut.

“Aneh saja gitu, ko PSBB tapi di sejumlah pusat transaksi masih ramai. Bahkan kendaraan pun begitu padat,” ujarnya kepada radarcianjur.com.

BACA JUGA : Surat Perintah Perjalanan Dinas Syarat Mudik Diperjuabelikan

Ia pun cukup mengkhawatirkan ketika warganya seperti tak peduli adanya pandemi Covid-19 yang saat ini masih menjadi wabah global di dunia.

“Apa gak peduli itu masyarakatnya. Sampai-sampai masih penuh dan tak ada social distancing,” katanya.

Tak hanya itu, keluhan pun muncul dari salah seorang dokter swasta di Kabupaten Cianjur yang enggan namanya disebutkan.

Ya, tak jauh berbeda, tenaga medis yang menjadi garda terdepan Covid-19 ini meminta ketegasan dari pemerintah agar Covid-19 tidak semakin mewabah di Cianjur.

BACA JUGA : 2.579 Karyawan di Cianjur Jadi Pengangguran

“Kami sebagai tenaga medis ketar ketir kalo melihat seperti ini, jangan sampai ada cluster-cluster seperti di kota lainnya karena tidak ada ketegasan dari pemerintah daerah,” ujarnya kepada Radar Cianjur.

Selain itu, tenaga medis tersebut pun meminta masyarakat juga untuk mengikuti imbauan dari pemerintan.

“Kami juga sama, kami juga berusaha tidak egois, karena apa? buat menjaga mereka semua, jangan samapi masyarakat banyak yang terpapar,” paparnya.

Sementara itu, Plt Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, bahwa Forkompimda Kabupaten Cianjur akan terus berupaya semaksimal mungkin melaksanakan segala bentuk ikhtiar pemberlakuan PSBB ini.

“Saya sudah keliling dan memantau langsung bersama beberapa kepala OPD dan gugus tugas Covid-19 di Cianjur ke sejumlah toko-toko serta pusat keramaian, agar masalah bisa sama-sama mematuhi dan mengindahkan protokol kesehatan saat PSBB ini,” ujar Herman kepada radarcianjur.com saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, beberapa waktu yang lalu.

Termasuk, lanjut Herman, ke semua gugus tugas lainnya telah diintruksikan agar segera mengimbau ke toko-toko dan pusat belanja yang dianggap ramai, agar mematuhi peraturan.

BACA JUGA : Mayat di Sungai Citarum, Berawal Hubungan Asamara Terlarang di Akhiri Pembunuhan

“Karena susah sih masyarakat Cianjur ini. Karena memang sudah tradisi apalagi jelang lebaran ini, pasti semua perlu kebutuhan,” katanya.

Kendati begitu, Herman tetap mempersilahkan kepada masyarakat Cianjur jika memang tetap harus ke pusat belanja, agar selalu mematuhi protokol kesehatan. Dengan cara menggunakan masker, sering cuci tangan, dan tidak terlalu berkerumun.

“Yang penting semuanya bisa sehat terus. Karena kami juga dilema. Ketika masyarakat sudah terbiasa seperti itu,” tukasnya. (dan)