Pantai Jayanti Resmi Ditutup untuk Wisatawan

DIJAGA: Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cidaun menutup wisata pantai Jayanti setelah melakukan mediasi dengan masyarakat. (Foto Istimewa)

RADARCIANJUR.com – Kebijakan pembukaan lokasi wisata pantai Jayanti ditengah pandemi Covid-19 menjadi sorotoan dari berbagai kalangan akhirnya Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cidaun menutup total lokasi pantai Jayanti guna untuk mencegah menyebarnya Covid-19 serta menjaga akan adanya kerumunan orang banyak ditengah Pandemi Covid 19 dan penerapan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) Parsial Cianjur.

Kapolsek Cidaun, Iptu Suamrdi membenarkan kabar ditutupnya lokasi Wisata Pantai Jayanti Cidaun pada hari Rabu ( 27/5).

“Pagi tadi Forkopimcam dibantu oleh Kepala UPTD Dinas Perikanan, ormas Pemuda Pancasila (PP) Cidaun, dan organisasi Hipakad Cianjur telah melaksanakan penutupan wisata pantai Jayanti Cidaun secara total,” ujarnya.

BACA JUGA : Pilkada 9 Desember 2020 Serentak Belum Ketuk Palu

Dalam kegiatan pelaksanaan penutupan lokasi pantai Jayanti situasi terpantau aman dan kondusif.

“Kita lebih baik mencegah daripada mengobati, jangan ambil risiko ditengah pandemi Covid-19 ini, mari bersama-sama untuk memutus penyebaran mata rantai wabah ini jangan kedepankan ego, demi menjaga keselamatan kita semua khususnya wilayah kecamatan Cidaun,” tegasnya.

BACA JUGA : New Normal 1 Juni Diterapkan di 27 Kabupaten dan Kota

Sementara itu, Camat Cidaun, Herlan Iskandar menuturkan, setelah pihak Forkopimcam mengadakan mediasi dan memberikan solusi kepada warga sekitar pesisir Lokasi pantai Jayanti, akhirnya masyarakat menyadari dan tidak menolak adanya penutupan lokasi pantai Jayanti.

“Insya allah semua masyarakat pesisir pantai Jayanti semuanya diajukan untuk mendapatkan bantuan baik Dari Pemerintah Pusat, provinsi dan daerah karena dampak dari Pandemi Covid-19,” terangnya.

Ia menambahkan, pihak pemerintah desa langsung mendata jumlah penduduk warga masyarakat pesisir pantai Jayanti.

“Kurang lebih ada 150 kepala keluarga (KK) yang rata-rata penduduk di pesisir pantai Jayanti aktifitas nya berdagang,” tutupnya. (kim)