Sektor Pariwisata Berharap Pulih, Ada Kemajuan Cuma Dua Hari

Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur
Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com-Sektor pariwsata di Kabupaten Cianjur sepertinya belum kembali pulih pasca adanya pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tiga pekan ini.

Ketua Badan Pimpinan Cabang (BPC) Perhimpunan Hotel dan Restoran Cianjur (PHRI) Kabupaten Cianjur Nano Indrapraja menyebut, sejumlah hotel di wilayah Cipanas, Cianjur pada saat libur lebaran hanya terisi sekitar 30 hingga 50 persen.

“Mulai darurat Covid-19 di Cianjur, kemudian adanya PSBB itu sangat kami rasakan terpuruknya. Namun setelah lebaran kemarin, sempat mengalami kenaikan walaupun tidak begitu besar, tapi tetap bersyukur,” tutur Nano kepada radarcianjur.com, saat dihubungi belum lama ini.

Kemudian, kata Nano, setelah dua hari lebaran terjadi lagi penurunan kembali hingga saat ini karena terdapat pembatasan dari Bogor yang hendak masuk ke Cianjur.

“Kami belum ada koordinasi dengan Bogor. Namun, garis besarnya adalah membaik hanya dua hari itu saja,” ujarnya.

Bahkan beberapa hari kemarin, pihaknya sempat diundang oleh dinas terkait dari Pemkab Cianjur untuk membahas rencana membuka kembali Objek Daerah Tujuan Wisata (ODTW). Namun belum pasti waktu dan mana saja ODTW yang akan segera beroperasi.

“Kami masih menunggu surat keputusan dari Pemkab Cianjur. Saya berharap bisa terealisasi untuk bisa membuka kembali sektor wisata dengan tetap menjaga protap kesehatan yang berlaku,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, di era yang akan diterapkan kedepan yakni AKB ini, semua sektor yang berdampak ekonomi maju bisa segera pulih.

Dengan catatan, baik hotel maupun restoran, bisa beroperasi kembali seperti biasa dengan tetap menggunakan aturan yang ada.

“Kita mengharapkan ada kebijakan dari pemerintah untuk menghidupkan kembali bisnis hotel dan restauran serta pariwisata khususnya di Kabupaten Cianjur ini. Sehingga baik pelaku usaha maupun penikmat pariwisata bisa kembali normal,” pungkasnya.

(dan)