Akibat Covid-19, Ratusan Aduan TKI Bermasalah Tak Ditindaklanjuti

ADUAN: Ketua DPD FPMI Kabupaten Cianjur Dhani Rahmad memperlihatkan bukti aduan yang belum bisa ditindaklanjuti.(Foto:Fadilah Munajat/Radar Cianjur)
ADUAN: Ketua DPD FPMI Kabupaten Cianjur Dhani Rahmad memperlihatkan bukti aduan yang belum bisa ditindaklanjuti.(Foto:Fadilah Munajat/Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com-Selama pandemi Covid-19 DPD Forum Perlindungan Migran Indonesia (FPMI) Kabupaten Cianjur mencatat sudah lebih dari 100 pengaduan dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) bermasalah di Timur Tengah yang belum bisa ditindaklanjuti.

Ketua DPD FPMI Kabupaten Cianjur Dhani Rahmad mengatakan, dari 100 lebih aduan, paling banyak adalah PMI yang jatuh sakit dan ingin pulang.

“Selama pandemi mereka disana jenuh, bahkan ada juga yang samapai stres,” kata Dhani kepada RADARCIANJUR.com, Selasa (2/6/2020).

Dhani mengaku untuk sementara ini, pihaknya belum bisa menindak lanjuti aduan-aduan tersebut, untuk sementara FPMI hanya bisa melayangkan surat ke KBRI

“Kalau untuk teknis penanganan lebih lanjut, apakah TKI ini harus dipulangkan? kalau yang sakit harus diobati, dan yang gajinya belum dibayar ya harus dibayar, ” ujar Dhani.

Dhani menambahkan, selama pandemi Covid-19, pihaknya hanya menerima aduan dari PMI bermasalah melalui online.

“Kecuali masih wilayah Cianjur kita terima aduan di kantor, kalau yang dari luar kota aduan hanya bisa kami terima melalui online,” ungkap Dhani.

(dil)