Minimalisir Tak Dapat Bantuan, Pemkab Cianjur Bagikan Sembako ke Desa-desa

PAKET SEMBAKO: Paket sembako tahap dua yang dikemas plastik merah dari Pemkab mulai disalurkan. Seperti yang terpantau di Kecamatan Cipanas. (Foto:Dadan Suherman/Radar Cianjur)
PAKET SEMBAKO: Paket sembako tahap dua yang dikemas plastik merah dari Pemkab mulai disalurkan. Seperti yang terpantau di Kecamatan Cipanas. (Foto:Dadan Suherman/Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com-Demi meminimalisir belum tersentuhnya bantuan dari pemerintah disaat Pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Cianjur kembali menyebar paket sembilan bahan poko (sembako) ke seluruh desa yang ada di kota santri tersebut.

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Cianjur, Dindin menyebut, bantuan tahap kedua dari pemerintah kabupaten kali ini masih berbentuk Sembako, yang diantaranya berisikan lima kilogram beras, dua liter minyak goreng, 15 bungkus mie instan, dan satu kaleng ikan kemasan.

“Mulai dari kemarin juga telah disebar paket sembako tahap kedua dari Pemkab melalui Dinsos, kemudian disampaikan ke masing-masing kecamatan, ke desa, hingga ke masyarakat yang memang betul-betul belum tersentuh bantuan saat wabah Corona saat ini,” ujar Dindin saat dihubungi radarcianjur.com, Rabu (4/6/2020) sore.

Dindin mengatakan, penyaluran tersebut dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan dari pemerintah kecamatan masing-masing.

“Jadi setelah pihak kecamatan telah siap dengan teknis dan data penerima manfaat, baru kami kirim bantuan sembako tersebut yang dikemas di masing-masing kecamatan,” tuturnya.

Ia menyebut, setiap warga dan bahkan mengajak kepada media massa untuk sama-sama mengawal serta mengawasi setiap tahapan bantuan yang digulirkan pemerintah. Baik dari pusat, provinsi, kabupaten, hingga diterima betul oleh masyarakat.

“Yuk kita sama-sama kawal dan awasi setiap bantuan yang digulirkan pemerintah. Termasuk saat pembagian BLT tunai yang disalurkan melalui kantor Pos,” ujarnya.

Pihaknya berharap, segala bentuk bantuan yang ada bisa tersalurkan sesuai data dan warga yang layak. Jangan sampai yang sudah menerima bansos selama ini, tertumpuk dan menerima kembali.

“Mudahan-mudahan saja yang sudah menerima bansos selama ini, bisa sama-sama sadar. Makanya adanya paket sembako dari Pemkab ini, bisa sedikit meminimalisir masyarakat yang belum dapat bantuan sama sekali,” tukasnya.

(dan)