Warga Cianjur Dibebaskan dari Biaya Pajak Bumi dan Bangunan

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman sedang menggelar jumpa pers di Pendopo Cianjur. Foto Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Menyikapi sulitnya ekonomi masa pandemi covid-19, Pemerintah Kabupaten Cianjur bebasakan biaya Pajak Bumi dan Bangunan bagi 400 Ribu untuk satu tahun kedepan.

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, total keseluruhan jumlah PBB yang dibebaskan lebih dari 2 miliar rupiah.

“400.434 Nomor Objek Pajak (NOP) yang akan dibebaskan dari biaya PBB.
Semuanya berasal dari keluarga miskin dan rentan,” kata Herman kepada RADARCIANJUR.com Jumat (5/6/2020)

BACA JUGA : Stok Darah Kurang, UTD PMI Cianjur Desak Bupati Keluarkan Himbauan

Menurut Herman total keseluruhan jumlah PBB rakyat miskin yang dibebaskan senilai Rp 2.068.553.601. Pembebasan PBB tersebut dilakukan secara bertahap.

“Di tahap awal, warga miskin yang dibebaskan adalah wajib pajak yang memiliki ketetapan pajak
sampai dengan Rp 10 ribu,” ujar Herman

Herman menegaskan, mulai hari ini bagi warga Cianjur yang di bawah atau sampai dengan Rp 10 ribu, tidak perlu membayar PBB satu sen pun. Tagihannya menjadi Rp 0.

“Jadi warga yang masuk kategori ini tidak perlu lagi pusing memikirkan membayar PBB,” kata Herman.

BACA JUGA : Ini Penjelasan Soal Pasien Meninggal Dimakamkan Pakai Protokol Covid-19

Herman menjelaskan kebijakan ini diambil sebagai langkah Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk meningkatkan sinergitas antara program penurunan kemiskinan dengan mengurangi pengeluaran wajib pajak keluarga miskin dan rentan.

“Seperti yang sudah diketahui, warga kurang mampu di Cianjur itu sudah mendapatkan bantuan-bantuan baik dari Pemerintah Pusat, Provinsi, dan juga Kabupaten seperti PKH, BPNT, Bansos, dan lainnya. Nah pembebasan PBB ini adalah program dari Pemkab Cianjur untuk warga kurang mampu,” kata Herman. (dil)