Ratusan Karyawan Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur Jalani Rapid Test Covid-19

RADARCIANJUR.com – Ratusan Karyawan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PERUMDAM) Tirta Mukti Kabupaten Cianjur menjalani Rapid Test. Hasilnya, seluruh karyawan dinyatakan negatif Covid-19.

Direktur Utama Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur, Budi Karyawan mengatakan, upaya ini merupakan teknis penanganan Covid-19 untuk karyawan yang bekerja di Perumdam dan wajib ikut rapid test.

“Tujuannya untuk memastikan seluruh karyawan yang bekerja di lingkup Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Cianjur terbebas dari virus Covid-19,” kata Budi kepada radarcianjur.com, Senin (08/06/2020).

Ia menjelaskan, rapid test dilakukan terhadap 100 karyawan perwakilan dari seluruh cabang dan staff yang bekerja di kantor Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur dan juga karyawan di bagian teknis perbaikan dan penagihan yang sering berhubungan langsung dengan orang banyak khususnya pelanggan.

“Hasil pemeriksaan rapid test, 100 karyawan, termasuk seluruh staf dan Kepala Cabang Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur dinyatakan non-reaktif Covid-19,” jelasnya.

Ia menuturkan, sudah semua karyawan dan staff juga para Kepala Cabang Perumdam masing-masing Kecamatan, perwakilan minimal dua orang yang menjalani rapid test.

“Semua karyawan yang bekerja di Perumdam sudah menjalani rapid test. Alhamdulillah semua non-reaktif,” tuturnya.

Ia menambahkan, meski hasil rapid test non-reaktif, namun pihaknya tetap selalu waspada dan tetap menjalankan pola hidup bersih dan menggunakan masker, sanitizer, penyemprotan area kantor dan menerapkan protokol sesuai arahan Dinas Kesehatan dan arahan Plt Bupati Cianjur untuk mencegah paparan virus covid-19.

Menurutnya, rapid test ini merupakan upaya deteksi dini sehingga pihaknya bisa mengetahui kondisi karyawan di tengah wabah Covid-19.

“Seandainya ada yang reaktif akan dilakukan pengambilan sampel swab. Tapi kita bersyukur kurang lebih 100 karyawan dan karyawati ini non-reaktif,” katanya.

Dijelaskannya, deteksi dini melalui rapid test dilaksanakan tenaga medis gabungan, yang mana ada tujuh orang dari Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur dengan Tim Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Kecamatan.

“Seluruh yang mengikuti rapid test mereka yang erat hubungannya dengan pelanggan seperti Tim Teknis yang menangani bocoran dan penagihan serta semua berhubungan dengan konsumen. Alhamdulillah hasil tes seluruhnya Negatif,” pungkasnya. (hry)