Ayah dan Anak Terseret Banjir Bandang Ternyata Wartawan Cianjur, Jasadnya Berhasil Ditemukan

BERKABUNG: Suasana duka di rumah Rudi Rusmana (41) wartawan online Cianjur yang terbawa hanyut bersama anaknya (kiri). Jasad Rudi saat diketemukan oleh tim SAR (kanan).(Foto:Fadilah Munajat/Radar Cianjur)
BERKABUNG: Suasana duka di rumah Rudi Rusmana (41) wartawan online Cianjur yang terbawa hanyut bersama anaknya (kiri). Jasad Rudi saat diketemukan oleh tim SAR (kanan).(Foto:Fadilah Munajat/Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com-Petugas gabungan akhirnya berhasil menemukan jasad Rudi Rusmana (41) seorang jurnalis online di Cianjur yang hanyut beserta anaknya pada Selasa (9/6/2020) sore.

Korban ditemukan petugas gabungan di Sungai Cisokan, Desa Hegarmanah, Kecamatan Sukaluyu, Rabu (10/6/2020) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat ini petugas masih melakukan pencarian jasad anaknya, Dariel (9) yang ikut hanyut.

BACA JUGA: Lagi, Sedang Mancing Ayah dan Anak di Cilaku Terbawa Banjir Bandang

Suasana duka masih menyelimuti rumah duka Rudi di kompleks perumahan Asri Lestari Residence Blok B5 No 15, Kampung Parigi, Desa Munjul, Kecamatan Cilaku.

“Jenazah sudah dibawa ke rumah, sekarang dalam proses pemulasaraan,” kata Desi (35) adik ipar korban.

Istri Rudi, Devi Sri (37) mengaku kaget saat pulang mengajar sore hari di rumahnya banyak warga.

BACA JUGA : Banjir Bandang Pemancing Tergulung Air Sungai Cianjur

Ia sempat menyangka anak bungsunya, Fattah Rusmana (4) kecelakaan.

“Saat ditanya sama si sulung, Kaisha Deva Rusmana (12 tahun), dia malah nangis dan nyuruh tanya sama yang lain,” ujar Devi saat ditemui di rumahnya, Rabu (10/6/2020).

Devi pun akhirnya tahu bahwa suami dan anak keduanya terbawa hanyut banjir bandang saat sedang memancing di Sungai Cianjur.

“Saya terakhir bertemu pukul 10.00 WIB saat pamit mau berangkat mengajar. Siang saat telepon ternyata tak diangkat,” ungkapnya.

Devi mengaku tak mendapat firasat soal kepergian suami dan anaknya. Namun, malam sebelumnya sempat bermimpi banjir.

“Entah banjir di mana, semuanya serba gelap,” tuturnya.

Kepala Markas PMI Kabupaten Cianjur, Herry Hidayat menjelaskan, pencarian sudah dilakukan dengan menelusuri sungai hampir dua kilometer lebih.

Kabar terakhir diterima keluarga sang anak, Fariel sudah ditemukan. Kini pihak keluarga sedang menunggu kedatangan jenazah.

Rudi Rusmana selama ini dikenal sebagai wartawan yang aktif di Cianjur. Dia pernah bekerja di koran Cianjur Ekspres dan Berita Cianjur. Terakhir dia aktif sebagai wartawan media online.

Sebelumnya diberitakan, seorang ayah dan anak hanyut terbawa arus banjir bandang Sungai Cianjur ketika sedang memancing di Desa Munjul, Kecamatan Cilaku, Cianjur, Selasa (9/6/2020) sore.

Hingga Selasa malam keberadaan kedua korban masih belum ditemukan dan masih dalam pencarian.

Sebelumnya juga seorang pemancing berhasil diselamatkan setelah terbawa arus sungai Cianjur.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, M Irfan Sofyan mengatakan, pihaknya telah mengerahkan tim untuk melakukan penyisiran hingga Rabu pagi.

“Sudah saya instruksikan kepada seluruh Korcam Retana yang terlintas aliran Sungai Cianjur tersebut untuk melakukan penyisiran. Di antaranya Korcam Retana Cilaku, Karangtengah, Ciranjang,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Markas PMI kabupaten Cianjur, Hery Hidayat membenarkan adanya warga Munjul yang hanyut terbawa arus Sungai Cianjur.

Tim gabungan pun melakukan pencarian.

“Iya anggota sedang lakukan pencarian, yang hanyut warga Asri Lestari Residen Munjul atas nama Rudi dan anaknya Darel,” terangnya.

Hery menuturkan, kronologis anak dan ayah hanyut di Sungai Cianjur. Keduanya saat itu sedang mancing di sungai yang tak jauh dari rumahnya.

Namun tiba-tiba ada banjir bandang atau masyarakat menyebutnya caah dengdeng, menyebabkan korban hanyut terbawa arus sungai yang deras.

“Diketahui hanyutnya sekitar jam 14.30 WIB. Personel yang lakukan pencarian 10 orang gabungan dari PMI dan BPBD,” paparnya.

Hingga pukul 21.00 WIB kemarin, kedua korban belum ditemukan. Namun menurut informasi, pencarian korban akan dilanjutkan Rabu pagi.

(dil)