Banjir Bandang, Pemancing Tergulung Air Sungai Cianjur

LEMAS: Enang (23) masih merasa beruntung dapat diselamatkan oleh warga setelah hampir terseret air besar di Sungai Cianjur.(Foto:Hakim/Radar Cianjur)
LEMAS: Enang (23) masih merasa beruntung dapat diselamatkan oleh warga setelah hampir terseret air besar di Sungai Cianjur.(Foto:Hakim/Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com-Dewi fortuna nampaknya masih berpihak kepada seorang pemancing yang hampir tenggelam di sungai Cianjur tepatnya di Jalan Amalia Rubini, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur pada Selasa (9/6/2020).

Kejadian ini pun menarik perhatian masyarakat sehingga berbondong-bondong melihat peristiwa tersebut.

Hambali (65) warga Kampung Katumbiri, Kelurahan Sayang, Cianjur mengatakan, saat kejadian korban sedang memancing di sekitaran jembatan Cianjur dekat kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Cianjur.

“Ketika itu tidak ada hujan, jadi dia gak menaruh perhatian, namun tiba-tiba banjir datang, korban sedang mancing jadi langsung aja terbawa hanyut,” kata Hambali.

Setelah beberapa meter terbawa hanyut, lanjutnya, korban masih memiliki kesadaran dan melambai-lambai ke arah warga.

Salah seorang anak kecil bernama Dona melihat korban dan memanggil warga.

“Alhamdulillahnya dia masih sadar kondisinya, jadi melambai-lambai. Setelah dilihat sama satu anak kecil namanya Dona, warga mencoba menyelamatkannya dengan menggunakan tambang saat korban berada di sela-sela bebatuan,” tuturnya.

Usai mendapatkan pertolongan dari warga, korban yang diketahui bernama Enang (23) warga asal Cibinong itu pun mendapatkan perawatan oleh warga sekitar. Bahkan, korban sempat diberikan air minum.

“Korban langsung dimandikan, terus di kasih minum juga,” jelasnya.

Akhirnya, korban pun diantar oleh salah seorang warga ke rumah pamannya di daerah Loji menggunakan sepeda motor.

“Dia orang Cibinong, ada amang (pamannya) di sini gitu. Barusan diantar sama warga,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, korban beruntung masih bisa selamat. Terlebih sungai Cianjur kerap memakan korban.

“Masih beruntung selamat, kemarin kan sempat ada korban dua orang ya,” tutupnya.

(kim)