Lagi, Sedang Mancing, Ayah dan Anak di Cilaku Terbawa Banjir Bandang

PENCARIAN: Tim Gabungan BPBD dan PMI Kabupaten Cianjur tengah mencari korban yang terbawa hanyut di Munjul.(Foto Istimewa)
PENCARIAN: Tim Gabungan BPBD dan PMI Kabupaten Cianjur tengah mencari korban yang terbawa hanyut di Munjul.(Foto Istimewa)

RADARCIANJUR.com-Ayah dan anak hanyut terbawa arus di Sungai Cianjur ketika sedang memancing di Desa Munjul, Kecamatan Cilaku, Cianjur, Selasa (9/6/2020) sore.

Hingga saat ini keberadaan korban masih belum ditemukan dan masih dalam pencarian. Sebelumnya, seorang pemancing berhasil diselamatkan setelah terbawa arus sungai Cianjur.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, M Irfan Sofyan mengatakan, pihaknya telah mengerahkan tim untuk melakukan penyisiran hari ini.

“Sudah saya instruksikan kepada seluruh Korcam Retana yang terlintas aliran Sungai Cianjur tersebut untuk melakukan penyisiran besok. Di antaranya Korcam Retana Cilaku, Karangtengah, Ciranjang,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Markas PMI kabupaten Cianjur, Hery Hidayat membenarkan adanya warga Munjul yang hanyut terbawa arus Sungai Cianjur. Tim gabungan pun melakukan pencarian.

“Iya anggota sedang lakukan pencarian, yang hanyut warga Asri Lestari Residen Munjul atas nama Rudi dan anaknya Darel,” terangnya.

Hery menuturkan, kronologis anak dan ayah hanyut di Sungai Cianjur. Keduanya saat itu sedang mancing di sungai yang tak jauh dari rumahnya.

Namun tiba-tiba ada banjir bandang atau masyarakat menyebutnya caah dengdeng, menyebabkan korban hanyut terbawa arus sungai yang deras.

“Diketahui hanyutnya sekitar jam 14.30 WIB. Personel yang lakukan pencarian 10 orang gabungan dari PMI dan BPBD,” paparnya.

Hingga pukul 21.00 WIB kemarin, kedua korban belum ditemukan. Namun menurut informasi, pencarian korban akan dilanjutkan pada hari ini.

(kim)