Plh Sekda: Saya Jabat Sekda Dua Kali, se Indonesia Baru Ada di Cianjur

Cecep Alamsyah
Cecep Alamsyah

RADARCIANJUR.com-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur resmi berganti pejabat. Cecep Alamsyah kini resmi menduduki kursi pelaksana harian (Plh) Sekda yang sebelumnya dijabat Aban Sobandi karena memasuki masa pensiun pada Agustus mendatang.

Cecep yang kini masih menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cianjur itu, mendapat tugas tambahan yang diberikan Plt Bupati Cianjur Herman Suherman.

Cecep mengatakan, jabatan Plh Sekda yang diembanya merupakan jabatan Sekda keduanya, karena sebelum Aban Sobandi menjadi Sekda, Cecep Alamsyah sempat menduduki kursi jabatan tertinggi di lingkungan ASN Cianjur tersebut.

“Sebelumnya dari saya (jabatan Sekda,red) ke Aban, terus dari Aban ke saya lagi, ini se-Indonesia baru terjadi kasus seperti ini di Kabupaten Cianjur,” kata Cecep Alamsyah saat dikonfirmasi di kantornya, Selasa (9/6).

Cecep mengaku, tak menduga jika dirinya akan kembali menjabat sebagai Sekda meskipun masih Plh.

“Terpilih atau tidak menjadi Sekda definitif tergantung dari efek kinerja, jadi pimpinan menilai dari kinerjanya dan tinggal mengikuti open bidding silahkan siapa saja,” ungkapnya.

Terpisah, Aban Sobandi mengatakan, jika pergantian itu karena dirinya sudah mengajukan persiapan menjalani masa transisi atau masa persiapan pensiun (MPP). Tongkat jabatanpun akan dilanjutkan oleh Cecep Alamsyah. Saat ini, surat keputusan (SK) pensiun Aban sudah dikeluarkan dan akan berlaku sejak 1 Agustus 2020.

Aban mengaku, di masa pensiunnya nanti akan lebih banyak menghabiskan waktu untuk mengabdi kepada masyarakat seperti mengelola pondok pesantren dan menjadi dosen.

“Kalau SKnya sudah keluar mulai per 1 Agustus 2020 pensiun dengan PNS pangkat tertinggi golongan IV E,” ujar Aban.

Dia pun berharap, dengan masa jabatan yang dilanjutkan oleh Cecep Alamsyah, bisa lebih baik dari dirinya dan tentunya selalu mendoakan yang terbaik untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur.

“Kita doakan saja yang terbaik dan tentunya lebih baik lagi dari saya,” harapnya.

Sementara itu, Akademisi Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Suryakancana (UNSUR) Cianjur, Dedi Mulyadi mengatakan, kepemimpinan Sekda merupakan salah satu gerbong birokrasi dengan jabatan struktural tertinggi.

Pasalnya, segala bentuk administrasi Pemkab Cianjur diterima terlebih dahulu oleh Sekda.

“Pertama tentunya kita ucapkan selamat kepada Sekda Pemkab Cianjur yang dipercaya oleh pak Plt Bupati Cianjur untuk memimpin gerbong birokrasi. Karena Sekda itu merupakan jabatan tertinggi dan memiliki kebijakan di berbagai posisi,” jelasnya.

Lanjutnya, menjadi Sekda Cianjur tidak mudah, selain menjadi posisi sentral pemerintahan daerah, juga harus memiliki sikap yang tegas dalam menjalankan roda pemerintahan sebagai gerbong birokrasi Cianjur.

“Jadi Sekda Cianjur tidak mudah, karena ada kultur tipe yang dulu dengan karakter saklek, tidak mau main-main dan main proyek. Selain itu, diperlukan iman dan mental yang kuat karena semua administratif pemkab itu awalnya melalui Sekda terlebih dahulu,” tuturnya.

Sekda Cianjur yang sebelumnya dipimpin oleh Aban Sobandi pun menurutnya bisa menjadi cerminan dan poros untuk kepemimpinan Sekda selanjutnya dengan karakter yang keras hati.

“Sekda sebelumnya bisa menjadi cerminan untuk Sekda saat ini dan tentunya kita berharap yang sekarang bisa lebih baik lagi,” tutupnya.

(dil/kim)