Gerindra Cianjur Menanti Rekomendasi Prabowo, Prasetyo: Saya Siap Mundur dari Dewan

RADARCIANJUR.com -Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Cianjur 2020 tinggal hitungan bulan. Partai politik dan para politisi tengah melakukan pendekatan dan lobi-lobi demi mengusung calon yang akan maju.

Tak ketinggalan, partai politik peraih kursi terbanyak di DPRD Kabupaten Cianjur Partai Gerindra. Pasalnya dengan memiliki 11 kursi di dewan memastikan Gerindra bisa mengusung calon bupati dan wakil bupati sendiri.

Namun, meski sudah melakukan penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati pada bulan Maret 2020 lalu, tetapi partai berlambang burung garuda ini belum juga memunculkan calon yang bakal diusung.

BACA JUGA : Diduga Gara-gara Proyek Mal, Sumur Warga Cipanas Kering

Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Cianjur, Prasetyo Harsanto mengatakan, jika sejauh ini partainya belum mendapatkan rekomendasi siapa calon yang bakal diusung partainya untuk Pilkada Cianjur. “Kami masih menunggu rekomendasi dari ketua umum Partai Gerindra,” kata Prasetyo, Rabu (17/6).

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Cianjur ini menilai, siapapun yang direstui jadi cabup dan cawabup adalah kewenangan ketua umum. “Tapi yang terpenting kita siapkan struktur partai dan calon dari kita, karena kami yakin siapapun yang dicalonkan oleh Gerindra, kita punya target khusus untuk memenangkan Pilkada Cianjur 2020,” ujarnya.

Hal itu juga tidak menutup kemungkinan, jika dirinya sendiri yang mendapat rekomendasi dari ketua umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Jika itu terjadi maka dirinya siap mundur dari dewan.

“Begitupun jika ketua umum DPP Partai Gerindra merestui saya untuk menjadi calon bupati Cianjur pada Pilkada Cianjur tahun 2020,” ungkap anggota DPRD Kabupaten Cianjur ini.

BACA JUGA : Pastikan Cianjur Siap Gelar Pilkada

Prasetyo menambahkan, untuk maju sebagai calon bupati merupakan hak bagi kader partai Gerindra, namun untuk menentukan siapa yang akan maju menjadi calon merupakan hak ketua umum.

“Jika saya dapat restu saya siap maju meski harus mundur dari dewan, dan jika saya tidak dapat restu saya siap dukung siapapun calon yang maju dari Gerindra,” tambahnya.

Sebelumnya, dalam menjaring cabup dan cawabup, DPC Partai Gerindra Kabupaten Cianjur sudah menerima berkas pendaftaran 15 nama bacalonbup dan bacalonwabup ke Badan Pemenangan Pemilihan Kepala Daerah (Bappda) DPC Partai Gerindra Kabupaten Cianjur. Setelah itu didaftarkan kembali ke Bappda DPD Partai Gerindra Jawa Barat untuk mengikuti fit and proper test.

Dari 15 bakal calon, nantinya akan diserahkan tiga bakal calon ke DPP Partai Gerindra untuk ditentukan calon terbaik dan siap bertarung di Pilkada Cianjur 2020.

Fit and proper test direncanakan dilaksanakan di Sekretariat DPD Partai Gerindra Jawa Barat yang digelar pertengahan Maret 2020, yang diikuti 15 orang bakal calon bupati dan wakil bupati. 15 balon tersebut merupakan hasil penjaringan tahap I dan II yang dilakukan Bappda DPC Partai Gerindra Kabupaten Cianjur.

“Sebetulnya tidak lama, penjaringan yang dilakukan Partai Gerindra tahap demi tahap mengikuti mekanisme yang diinstruksikan DPP. Nantinya dari hasil fit and proper test disaring jadi tiga orang yang terbaik untuk diusulkan DPD ke DPP,” kata Ketua Bappda DPC Partai Gerindra Kabupaten Cianjur, Asep Ruhiyat beberapa waktu lalu.

BACA JUGA : Dibakar Adik Sendiri, Warga Solokpandan Cianjur Akhirnya Meninggal Dunia

Sementara itu, nama-nama cabup dan cawabup dari Gerindra muncul, mulai dari politisi, birokrasi dan pengusaha. Mereka antara lain, Hedi Permadi Boy, Cecep Moch Wahyudin, Mashury, Mustofa, Oting Zaenal Mutaqin, Suranto, Abah Ruskawan, Iwan Mustofa, Puspito, Deni Firdaus Suryadiningrat, Hendang Purnamasari, Remy Suryadiningrat, Dadeng Saepudin, Asep Ruhiyat dan Hidayat Atori.

Salah satunya Oting Zainal Mutaqin mengklaim masih percaya diri bakal mendapat tiket manggung dalam Pilkada Bupati Kabupaten Cianjur. Meski namanya belum diumumkan Partai Gerindra. Oting mengklaim sudah banyak tawaran yang mangajaknya berduet menjadi wakil bupati utuk pilkada nanti.

Setelah pasangan Herman Suherman-Tb Mulyana Syahrudin (BHS-M) mendapat restu dari DPP PDI Perjuangan untuk berpasangan pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 Cianjur, kini muncul di media sosial gambar pasangan Oting Zaenal Mutaqin-drh Cecep Muhamad Wahyudin dengan slogan OK-OC (Oke untuk Cianjur, Oting-Cecep).

Kemunculan gambar pasangan OK-OC pun tidak menutup kemungkinan akan benar-benar mendapat restu dari DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) untuk disiapkan melawan pasangan BHS-M, yang sebelumnya juga sempat terpasang baligo pasangan ini di sejumlah tempat.(dil/kim/*)