Lima Calon Kades Mekarsari Cikalongkulon Desak Digelar Pilkades

DESAK PILKADES: Lima bakal calon Kepala Desa Mekarsari Kecamatan Cikalongkon didampingi kuasa hukum saat gelar jumpa pers.(Foto:Fadilah Munajat/Radar Cianjur)
DESAK PILKADES: Lima bakal calon Kepala Desa Mekarsari Kecamatan Cikalongkon didampingi kuasa hukum saat gelar jumpa pers.(Foto:Fadilah Munajat/Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com-Lima bakal calon Kepala Desa Mekarsari Kecamatan Cikalongkon, meminta agar pemerintah segera menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades) di desa itu, setelah sebelumnya gagal melaksanakan Pilkades serentak karena alasan tidak aman.

Kelima bakal calon kepala Desa Mekarsari pun sudah meminta bantuan upaya hukum ke klinik hukum Cianjur Lawyer Club (CLC).

Kuasa Hukum lima bakal calon Kades Mekarsari Ricky Agustiawan SH didampingi Jaman Nurdin SH mengatakan, para bakal calon kades ini menuntut persoalan yang terjadi di lapangan.

Persoalan itu adalah terkait pemilihan kepala desa yang gagal digelar karena alasan keamanan. Padahal seharusnya saat ini sudah memiliki kepala desa definitif.

“Saat itu pemilihan kepala desa yang dilakukan di Desa Mekarsari telah terjadi suatu kerusuhan, sehingga pelaksanaan Pilkades gagal dilaksanakan,” kata Ricky Agustiawan kepada RADARCIANJUR.com, Minggu (21/6/2020).

Menurutnya dalam konteks pemerintah daerah sebagai aparatur panitia pelaksana harusnya pada waktu itu tegas dan pemilihan kepala desa di Desa Mekarsari tetap bisa dilaksanakan.

“Tidak mungkin pemerintah kalah dengan segerombolan yang hanya beberapa orang saja dan Pilkades harus tetap dilaksanakan,” ujarnya.

Ia meminta pemerintah dapat segera melaksanakan Pilkades di Desa Mekarsari dan tidak harus menunggu pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2022.

“Sebagai kuasa hukum mendesak kepada Bupati Cianjur untuk membentuk panitia pemilihan kepala desa di Desa Mekarsari agar segera menggelar pemilihan kepala desa,” harapnya.

(dil)