Ojol di Cianjur Siap Bawa Penumpang, Tapi Ada Syaratnya

RADARCIANJUR.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur mempersilahkan pihak aplikator membuka kembali layanan antar penumpang bagi ojek online (ojol) di Cianjur. Akan tetapi, persetujuan itu harus dilaksanakan dengan beberapa persyaratab.

Plt Bupati Cianjur, H Herman Suherman telah beraudiensi dengan sejumlah driver ojol di Kabupaten Cianjur. Para driver meminta agar layanan dibuka kembali.

“Temen-temen ojek online, mereka meminta agar di Cianjur bisa dibuka kembali,” ujarnya.

Ia pun mengaku menyetujui pembukaan layanan antar penumpang bagi ojol. Namun ada catatan atau syarat yang harus dipatuhi.

“Prinsipnya saya menyetujui, tapi dengan catatan harus melakukan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Salah satu syaratnya penumpang ojol diharuskan untuk membawa helm sendiri setiap memesan layanan antar penumpang.

“Kedua pake masker, ketiga harus pakai hand sanitizer dulu, keempat lebih baik drivernya rapid test dulu. Dan, di perjalanan hindari kerumunan macet,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Driver Online Cianjur (DOC), Deni mengatakan, usai adanya persetujuan dari Pemkab Cianjur, seharusnya besok sudah bisa dibuka.

“Mestinya besok udah mulai sih kang. Tetep seperti kemarin saya bilang kang ikuti protokol kesehatan,” terangnya.

Untuk rapid test bagi para driver ojol, ia menyebut, akan dilaksanakan seiring berjalannya layanan. Bahkan, dirinya mengungkapkan Plt Bupati Cianjur mengapresiasi penerapan protokol kesehatan driver ojol di Cianjur.

“Seiring berjalan aplikasi bike dibuka. Beliau mengapresiasi karena kami sebelum wabah mengikuti protokol kesehatan,” jelasnya.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Plt Bupati Cianjur atas izin untuk membuka layanan antar penumpang. Ia berharap hal itu bisa berjalan lancar.

“Harapannya juga semoga kedepannya mudah-mudahan tetap berjalan seperti biasa dan semoga wabah ini cepat berlalu,” tutupnya. (kim)