Warga Kadupandak Terbakar Hidup-hidup, Seluruh Tubuhnya Melepuh

Supriyatna (23) warga Kampung Setiarasa RT 02/03, Desa Sindangsari, Kecamatan Kadupandak, hanya bisa terbaring lesu dengan tubuh dipebuhi luka bakar,

RADARCIANJUR.com – Supriyatna (23) warga Kampung Setiarasa RT 02/03, Desa Sindangsari, Kecamatan Kadupandak, hanya bisa terbaring lesu dengan tubuh dipebuhi luka bakar, setelah kejadian tragis saat bekerja di Cikarang Kabupaten Bekasi

Musibah yang menimpa Supriyatna itu terjadi pada Sabtu 28 Desember 2019 sekitar pukul 10.00 WIB lalu, saat ia sedang bekerja di sebuah toko besi dan bahan bangunan di Cikarang.

Peristiwa nahas itu terjadi, ketika ia sedang bekerja tiba-tiba listrik tegangan tinggi menyambar dan membakar tubuhnya kurang lebih 15 menit. Ia pun tumbang seketika dengan pakaian meleleh membakar tubuhnya, dalam sekejab sekujur tubuhnya berubah gosong, hanya bagian kepala saja yang tidak terkena api.

11 hari menjalani perawatan di RS Hosana Medika Cikarang tanpa hasil yang berarti akhirnya ia dibawa pulang ke kampung halaman istrinya di Cianjur selatan.

Selama lima bulan sudah Supriyatna dirawat dirumah tak bisa beranjak kemana-mana, untuk memiringkan tubuhpun ia tak mampu, luka di punggungnya sangat parah, hingga harus dialasi daun pisang setiap hari.

Kabar tersebut sampai kepada relawan Jabar Bergerak, Cantika Putri (23) relawan dari Jabar bergerak langsung mengevakuasi Ucup dari rumahnya ke RSUD Cianjur.

“Saran dari kesehatan korban agar menjalani operasi cangkok kulit untuk operasi tersebut sampai hari ini belum terlaksana karena kendala biaya yang mahal dan akses transportasi,” kata Cantika, kepada RADARCIANJUR.com, Senin (22/6/2020).

Ia mengatakan, rencanya Dinas Kesehatan Provinsi Jabar aka membantu Supriyatna

“Saya sedang mempersiapkan agar Supriyatna dirujuk ke RSUP Hasan Sadikin Bandung,” kata Cantika.

Menurutnya, perusahaan tempat Supriyatna bekerja tak mau mengeluarkan BPJS, demikian halnya dengan kepala desa di Cianjur yang terkendala KTP Supriyatna yang masih warga luar Cianjur sehingga BPJS nya tak bisa diproses.

“Alhamdulillah hari ini ada mukjizat, semoga Ucup segera bisa dioperasi,” katanya.(dil)