Kasus Pembuangan Bayi di Takokak Terungkap

MENGENASKAN: Bayi yang ditemukan warga dengan keadaan tak bernyawa dievakuasi ke Puskesmas Takokak. (Foto: istimewa)

RADARCIANJUR.com – HS (26), seorang lelaki asal Kecamatan Takokak, diduga mempunyai peran dalam membuang jenasah bayi laki-laki ke sungai.

Kasus tersebut terungkap setelah kepolisian sektor Takokak Resor Cianjur menangkap tersangka HS.

Kepala Urusan Sub Bagian Humas Polres Cianjur, Ipda Ade Novi, mengatakan, kasus tersebut berawal dari ditemukanya sesosok jasad bayi laki-laki yang ditemukan di punggir sungai pada hari Rabu (17/6/2020) sekitar pukul 04.30 WIB.

“Berdasarkan pengakuan tersangka saat itu, KS yang sedang hamil dijemput oleh tersangka dan dibawa ke mess tempat tersangka bekerja,” kata Ipda Ade Novi kepada RADARCIANJUR.com (23/6/2020)

Menurut Ade saat berada d dalam mes KS merasakan seperti ingin buang air besar kemudian masuk ke dalam kamar mandi dan pada saat di kamar mandi keluar bayi. Bayi laki-laki tersebut tergeletak di lantai kamar mandi lalu KS berteriak meminta tolong ke tersangka.

“KS sempat bertanya kondisi bayinya, jawaban tersangka bayi tersebut sudah meninggal, lalu KS tak sadarkan diri,” kata.

Ade mengatakan, Pasal yang dikenakan yakni Pasal pasal 80 ayat (3) dan atau pasal 80 ayat (4) UU RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Tersangka masih akan terus diperiksa, lebih lanjut,” kata Ade.

Diberitakan sebelumnya, Seorang pemancing menemukan mayat bayi laki-laki di Sungai Kampung Cibodas, Desa Pasawahan, Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur.

Kapolsek Takokak Iptu Deden Dang Diki mengatakan, mayat bayi laki-laki tersebut diperkirakan baru lahir.

“Telah dilakukan cek TKP penemuan mayat bayi laki-laki baru lahir dengan tali pusar masih menempel,” kata Deden, Minggu (21/6/2020).

Deden mengatakan, mayat pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang memancing Sabtu (20/6/2020) sekitar pukul 18.00 WIB.

Ciri-ciri mayat bayi laki-laki tersebut mempunyai panjang tubuh 40 sentimeter, berat badan 2,7 kilogram, kulit kepala mengelupas dan lidah menjulur keluar.

“Organ tubuhnya masih normal, bayi diperkirakan meninggal sudah lebih dari dua hari karena mayat sudah mengeluarkan bau busuk dan lebam mayat,” kata Deden.

Ia mengatakan mtersebut dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Takokak.

“Kami telah memeriksa dua orang saksi terkait penemuan mayat bayi laki laki tersebut,” kata Deden. (dil)