‘Kiblat’ Gelar Baksos Kepada Yatim dan Warga Kurang Mampu di Cipanas

BAKSOS: Kiblat kembali menggelar baksos bagi masyarakat dan anak yatim Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Komando Indonesia Berdaulat (Kiblat) kembali melaksanakan bakti sosial (Baksos) kepada anak yatim dan warga kurang mampu, di wilayah Kecamatan Cipanas, Jum’at (26/6/2020).

Ketua Umum Komando Indonesia Berdaulat, Jamaluddin Junaidi mengatakan, dengan adanya baksos kembali di wilayah Cipanas, ini merupakan komitmen tinggi dalam membantu masyarakat. Tidak hanya di masa pandemi, tapi di setiap kegiatan apapun yang bersifat sosial seperti bencana, Kiblat akan hadir.

“Insya Allah Kiblat selalu hadir untuk baksos untuk masyarakat,” ujarnya kepada radarcianjur.com, Jum’at (26/6).

Bang Jamal, begitu ia disapa mengatakan, kegiatan hari ini adalah baksos yang ke delapan kalinya dengan teknis seperti ini. Bahkan saat Ramadan lalu, pihaknya selama sebulan penuh melakukan baksos dalam bentuk pembagian makan kepada warga.

“Jadi saat berbuka puasa itu sebulan penuh kita konsentrasi untuk hal-hal kemanusiaan dan berbagi takjil setiap hari,” katanya.

Sesuai visi misi ‘Kiblat’, Bang Jamal menyampaikan harapannya, bahwa dimana Kiblat berada, disitu Kiblat memberi manfaat untuk umat.

“Mudah-mudahan ormas-ormas lainnya pun bisa melakukan hal yang sama dalam hal sosial dan kepedulian umat. Supaya masyarakat bisa terbuka wawasan dan pikirannya dalam memandang ormas itu tidak semuanya berantakan, tapi ormas ini ada sisi kebaikannya,” tuturnya.

Koordinator Kegiatan, Ustadz Misfalah Yusuf menambahkan, jumlah bantuan yang diberikan kali ini yakni sebanyak 125 paket. Itu terdiri dari pemberian paket sembako masyarakat, dan 25 paket untuk anak yatim.

“Jadi masyarakat yang menerima itu dari Desa Sindangjaya, Cimacan, Ciloto, Palasari, Sindanglaya dan desa Cipanas,” jelasnya.

Dalam kondisi seperti saat ini, kata Misfalah, teknis bantuan pun tetap menggunakan protokol kesehatan.

“Jadi desa-desa ini kami atur sehingga Alhamdulillah tidak terlalu berkerumun. Karena kami tetap menjaga anjuran dari pemerintah. Seperti memakai masker, dan hand sanitizer,” katanya.

Pihaknya berharap, semoga Kiblat ini tetap istiqomah dan insya Allah nanti di daerah-daerah lain bisa memberikan kembali bantuan sosial lagi.

“Mudah-mudahan kami dari Kiblat juga tepat sasaran untuk teknik penyerahannya, dengan tetap koordinasi kepada pemerintah desa, RW dan RT setempat,” pungkasnya. (dan)