Jalani Rapid Test, Satu Orang Anggota Panwaslu Kecamatan Sukaluyu Reaktif

DITEST: Petugas Pemilu tingkat Kecamatan Sukaluyu menjalani rapid test pada hari Sabtu (26/6) di Kantor Kecamatan Sukaluyu. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com– Petugas pemilihan umum (Pemilu) yang berjumlah 89 petugas dari Panwaslu, PPK, PPS Desa dan petugas verifikasi se Kecamatan Sukaluyu mengikuti rapid test sebelum pelaksanaan pemilu. Kurang lebih 89 anggota tersebut menjalani rapid tes yang diadakan oleh Satgas Pencegahan Penularan Covid-19 tim kesehatan Puskesmas Sukaluyu.

Kepala Puskesmas Sukaluyu, dr Nurul Hadi mengatakan, pelaksanaan tersebut dilakukan sebelum petugas pemilu menjalankan tugasnya. Pasalnya, hal tersebut guna mengantisipasi penularan di saat pemilihan.

“Semua harus melakukan rapid tes terlebih dahulu sebelum bertugas, sebagai upaya mengantisipasi pencegahan penularan di saat pelaksanaan pemilu,” ujarnya.

Dari hasil rapid test tersebut, dari 21 orang anggota Panwaslu didapati satu orang petugas menunjukan positif reaktif. Pihaknya pun langsung menginstruksikan kepada yang bersangkutan untuk melakukan karantina mandiri.

“Hanya satu yang menunjukan hasil reaktif, yaitu salah satu anggota panwas asal Kecamatan Karangtengah yang bertugas di Kecamatan Sukaluyu serta baik yang reaktif dan non reaktif kita arahkan juga untuk karantina mandiri,” paparnya.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya pun mengarahkan yang bersangkutan untuk melakukan swab test pada hari ini di Labkesda agar bisa memastikan hasil yang lebih akurat.

“Karena hasilnya Non reaktif dan satu orang reaktif positif jadi, Kami langsung evakuasi untuk melakukan karantina mandiri. Selain itu, mengintruksikan melakukan test Swab Senin (28/6) hari ini di Labkesda,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dari semua petugas yang dilakukan rapid test hampir semuanya menjawab tidak melakukan perjalanan kemana pun bahkan keluar kota. Sehingga susah untuk menelusuri bila ada temuan positif. (kim)