Pemilihan ketua RT dan RW Sindanglaya ‘Bak’ Pemilu

PEMILIHAN: Warga tengah mengikuti pemilihan ketua RT RW Desa Sindanglaya. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Pemilihan ketua RT dan RW di Desa Sindanglaya, Kecamatan Cipanas, Cianjur dilakukan serentak, Minggu (28/6/2020) mulai pagi hingga selesai.

Sejumlah lokasi yang tengah menggelar Pemilihan ketua RT (Pilkaret), yakni di wilayah RW 08 Dusun 2, dan RW 05 Dusun 1 Desa Sindanglaya.

Salah seorang panitia Pilkaret RW 08, Wandi Sopiandi mengatakan, pemilihan ketua RT dan RW di wilayahnya nampak seperti pemilihan umum (Pemilu) legislatif dan eksekutif atau Pilpres. Hal tersebut dilakukan panitia agar para pemilih di lingkungannya lebih antusias.

“Jadi ini inovasi panitia mengadakan seperti Pilpres atau pemilu pada umumnya. Selain menarik perhatian warga, juga supaya terlihat transparan dan rasa demokrasinya lebih terasa,” ujarnya kepada radarcianjur.com, Senin (29/6/2020) saat dikonfirmasi.

Ia menyebut, sebanyak 220 hak pilih yang ada di wilayahnya hampir melaksanakan pemilihan ketua RT RW tersebut. Bahkan dari total warga itu, sekitar 90 persen ikut andil dalam Pilkaret.

“Sekitar jutaan rupiah kami siapkan anggarannya secara swadaya masyarakat untuk kelangsungan operasional ini. Alhamdulillah semuanya terlaksana sesuai harapan,” katanya.

Senada yang disampaikan Ketua RW 05 terpilih, Dusun 1 Desa Sindanglaya, Paoji Ramdani mengatakan, di tempatnya dalam pemilihan ketua RT dan RW kemarin, pihaknya menghabiskan sekitar tiga juta rupiah untuk operasional.

“Jadi karena saya sebelumnya juga menjabat sebagai ketua RW, dan sekarang terpilih kembali, Alhamdulillah dengan dana swadaya segitu bisa terlaksana,” ucapnya.

Kendati begitu, dari pemerintah desa pun ikut andil dalam proses Pilkaret kemarin. Yakni menyediakan kertas suara, dan peralatan administrasi lainnya.

“Selebihnya tetap kami yang usahakan demi kelancaran pemilihan ketua RT RW kemarin,” katanya.

Berharap, dengan kelangsungan kegiatan seperti itu, masyarakat bisa lebih yakin dan rasa demokrasi di lingkungan lebih terasa.

“Mudah-mudahan dengan Pilkaret ini, kedepan warga mampu sama-sama membangun lingkungan dan pemerintah desa kita ini lebih maju, aman, dan sejahtera,” pungkasnya. (dan)