Reaktif Covid-19, Sembilan Wisatawan Bogor Dilarang Masuk Cianjur

DIRAPID: Warga dan pengendara di kawasan Puncak yang hendak melintas Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Petugas gabungan memulangkan sembilan orang wisatawan asal Bogor yang reaktif Corona saat rapid test di pos pemeriksaan Seger Alam, kemarin.

Kadiskominfo Kabupaten Cianjur Tedy Artiawan, mengatakan ke sembilan orang tersebut keliatannya tidak ada gejala, namun setelah dilakukan rapid tes diketahui reaktif corona.

“Sembilan orang wisatawan itu berada dalam satu mobil, semuanya reaktif setelah dirapid tes,” kata Tedy kepada Radar Cianjur.

Menurut Tedy, kedatangan wisatawan asal bogor tersebut lantaran mereka sudah mengetahui bahwa tempat wisata di Kabupaten Cianjur sudah mulai dibuka.

“Seperti diketahui beberapa tempat wisata dibuka dalam suasana AKB new normal, mereka yang hendak masuk ke Cianjur diperiksa di perbatasan ternyata ada sembilan orang yang reaktif covid-19,” ujar Tedy.

Tedy mengatakan, petugas mengimbau agar wisatawan yang hendak masuk Cianjur untuk kembali dan beristirahat di daerah asal.

“Kendaraannya langsung diminta untuk putar balik,” katanya.

Tedy mengatakan, beberapa tempat wisata di Cianjur mulai buka dengan standar protokol covid-19.

“Semua menggunakan standar kesehatan, seperti pakai masker cuci tangan, dan tetap pintu gerbang masuk Cianjur dibuka hanya ada penyekatan dengan rapid tes,” kata Tedy.

Tedy menjelaskan bahwa jumlah 9 orang yang positif saat dirapid tes tak menambah jumlah yang positif di Cianjur.

“Sembilan yang reaktif tak menambah jumlah yang positif di Cianjur, karena mereka dikembalikan ke daerah asal,” katanya.

Tedy mengatakan, beberapa tempat wisata di Cianjur tetap dibuka dalam suasana new normal dan AKB.

“Tadi yang reaktif positif saat dirapid belum sampai ke tempat wisata,” katanya. (dil)