Wujudkan Pilkada Damai, Polres Cianjur Mulai Sambangi Parpol

KOORDINASI: Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto bersilaturahmi dengan jajaran pengurus DPC PPP Kabupaten Cianjur. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 di Kabupaten Cianjur, saat ini semua pihak berharap bisa berjalan aman dan lancar tanpa adanya kericuhan.

Guna mengantisipasi hal tersebut, Kepolisian Resor (Polres) Cianjur mulai menyambangi beberapa partai politik untuk melakukan koordinasi menjelang pesta demokrasi daerah tersebut.

“Kita yang pertama mensosialisasikan mengenai protokol kesehatan, agar nanti pada saat pelaksanaan pesta demokrasi tidak ada masyarakat yang melaporkan atau jadi masalah, yang kedua kita mempunyai program yaitu indahnya pilkada damai di Kabupaten Cianjur,” ujar Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto saat disambangi di Kantor DPC PPP Kabupaten Cianjur.

Lanjutnya, kegiatan ke kantor partai politik (parpol) tersebut memang sudah dilakukan dari sebelum-sebelumnya. Karena menurutnya, pesta demokrasi ini sebagai ajang aspirasi politik agar tidak dirusak dengan adanya ujaran kebencian maupun hal yang dapat merugikan semua pihak.

“Ini sudah empat hari kunjungan kita ke berbagai parpol, jadi jangan sampai ada hal-hal yang merugikan semua pihak terlebih ini kan pesta demokrasi daerah,” tuturnya.

Pihaknya pun optimis Pilkada 2020 Kabupaten Cianjur bisa berjalan lancar dan aman.

“Tentunya kita optimis dan yakin aman Pilkada tahun jni di Kabupaten Cianjur,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Kabupaten Cianjur, Jimmy Perkasa Has mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih atas kunjungan Kapolres Cianjur ke Kantor DPC PPP Kabupaten Cianjur.

“Yang pertama kita bersyukur memiliki kapolres yang agresif dalam melaksanakan tugas terlebih antisipasi-antisipasi menjelang Pilkada, seharusnya kita yang datang ke tempat beliau,” ujarnya.

Menurutnya, yang menjadi pelaksana dan pelaku Pilkada adalah parpol serta masyarakat, seharusnya pihak parpol yang mendatangi untuk meminta bantuan pengamanan.

“Ini terbalik jadinya, yang akan berpesta demokrasi kan masyarakat dan parpol. Tapi ini beliau begitu agresif dan respon dengan pengamanan Pilkada ini,” tutupnya. (kim)